You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Permudah Proses Penyaluran Bantuan Bencana Erupsi Semeru, Tim Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Permudah Proses Penyaluran Bantuan Bencana Erupsi Semeru, Tim Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Dirikan Posko di Lumajang

Untuk mempermudah proses pemberian bantuan bagi warga penyintas erupsi Gunung Semeru, Tim Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Jakarta mendirikan posko di Jalan Raya Pasirian, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Posko dibangun di atas lahan kosong, terdiri dari dapur umum untuk petugas, tenda petugas, dan tenda peralatan. Pendirian posko mulai dilakukan Rabu (8/12) pagi dengan dibantu warga sekitar.

Jakarta peduli dengan warga korban bencana Semeru

Warga berkolaborasi dalam proses pendirian posko, mulai dari menyediakan peralatan yang dibutuhkan personel, menyuplai air bersih, termasuk membangun jalan untuk akses keluar masuk posko, sehingga memudahkan mobilitas kendaraan.

Salah satu warga Desa Jarit, bernama Bokir (35 tahun) mengaku dirinya dan warga tergerak untuk membantu tim Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Jakarta mendirikan posko. Menurut Bokir, kepedulian Satgas DKI Jakarta kepada masyarakat Lumajang yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru membuat dirinya terpanggil untuk ikut membantu.

Tiba di Lumajang, Tim Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana Pemprov DKI Segera Salurkan Bantuan

“Saya bersama warga sekitar terpanggil dan niat, dari hati membantu. Karena Jakarta peduli dengan warga korban bencana Semeru, khususnya di Lumajang. Pokoknya warga Jarit siap membantu apa yang dibutuhkan tim dari DKI selama bertugas di sini,” ucap Bokir, seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Perlindungan Masyarakat Satpol PP DKI Jakarta, Atok Baroni Hidayat sangat mengapresiasi inisiatif warga yang secara sukarela membantu tim mendirikan posko. Menurut Atok, bencana yang datang menimpa bukan tanggung jawab sendiri, tapi tanggung jawab bersama untuk dituntaskan dan diselesaikan bersama. Atok menilai, kegiatan mendirikan posko bersama warga sekitar ini merupakan wujud kolaborasi dalam misi kemanusiaan.

“Saya melihat warga pedulinya luar biasa kepada kita. Meski kita tidak saling kenal, tapi ketulusan dan keikhlasan kita membantu korban bencana dibaca oleh mereka. Kita datang ke sini dengan tujuan mulia, mereka merespon dengan baik. Kita diberikan jalur untuk posko supaya kita mudah melakukan gerakan dan kegiatan lainnya. Bahkan mereka menawarkan untuk petugas istirahat di rumah mereka. Apresiasi sangat besar kepada mereka,” ungkap Atok.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5136 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1634 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1544 personAnita Karyati