You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TrotoarJl Mayjen Sutoyo Mulai Ditanami Tanaman Hias
photo Nurito - Beritajakarta.id

Trotoar Jalan Mayjen Sutoyo Mulai Ditanami Tanaman Hias

Setelah dilakukan pemasangan pagar, kini trotoar di Jl Mayjen Sutoyo, tepatnya di depan RS UKI Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai ditanami aneka tanaman hias. Pembuatan taman ditargetkan rampung dalam sepekan ke depan.

Pembuatan taman sudah kita mulai sejak Jumat kemarin

Kasi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Atang Setiawan mengatakan, saat ini pemasangan pagar pengaman di pinggir jalan dan saluran air di depan RS UKI Cawang telah selesai. Kemudian lahan di atas trotoar yang telah dilakukan penggemburan atau pengolahan agar bisa ditanami tanaman hias.

“Pembuatan taman sudah kita mulai sejak Jumat (4/2) kemarin, dengan menanam aneka tanaman hias. Kita lakukan pengolahan lahan-lahan yang ada di sekitarnya agar bisa ditanami,” kata Atang,  Minggu (6/2).

Trotoar Jl Mayjen Sutoyo Mulai Ditata

Menurutnya, pengolahan lahan dilakukan karena sebelumnya trotoar banyak dibeton cor. Selain itu, juga banyak besi kerangka beton cor yang harus dibersihkan terlebih dulu.

Disebutkan, ada lima jenis tanaman hias yang mulai ditanam di area tersebut. Masing-masing adalah, Gandarusa Merah dan Putih, Pacing Pentul, Hanjuang Kribo dan Reulia.

"Kelima jenis tanaman ini sangat cocok ditanam di pinggir jalan, karena sangat menarik dan warnanya kontras,. Sehingga indah dipandang mata," tandas Atang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11365 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati