You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Menteng Raup Untung Besar Hasil Keeasi Kain Perca
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Evarini, Menjahit Asa dari Kain Perca

Limbah potongan kain perca sisa produksi dari usaha konveksi pakaian yang tercecer menjadi sampah, menggugah hati Evarini. "Ini pasti bisa dimanfaatkan,"gumam batinnya kala itu.

Aneka produk kerajinan ini saya jual secara online.

Kuat asa-nya untuk memanfaatkan kain-kain bekas itu menjadi sesuatu berguna. Tapi, dia belum tahu hendak dibuat apa limbah kain itu. Waktu itu, dia hanya mengumpulkan sebagian sampah kain bekas, tanpa tahu hendak bikin apa

Perempuan berusia 52 tahun ini pun mengolah pikirnya. Dengan kemampuan menjahit, sobekan-sobekan kain perca yang rata-rata berukuran selebar telapak tangan itu pun dirangkainya menjadi tapak meja dan keset kaki untuk rumahnya.

Warga Rusun Marunda Produksi Masker dari Kain Perca

Karya perdana ini mestimulasi inspirasi Evarini. Dia pun mulai mencoba berkreasi dengan membuat aneka produk aksesoris wanita seperti kalung, bros, ikat rambut, lanyard, pembungkus tempat tisue, celemek, kain lap dan lainnya.

"Aneka produk kerajinan ini saya jual secara online. Alhamdulillah,ternyata mendapat respon positif dari pelanggan," tutur ibu dua anak ini, Minggu (20/2).

Sejak saat itu, Evarini pun fokus menekuni hobi menjahitnya menjadi usaha. Untuk mengasah kemampuannya, dia pun rajin mengikuti pelatihan usaha mandiri yang diadakan Pemprov DKI Jakarta.

"Setiap ada pelatihan kain parca yang diadakan pemerintah saya selalu ikut, karena dapat menambah kreasi produksi saya," tuturnya.

Usaha yang dijalankan sejak 2016 ini, diakui Evarini, sangat membantu perekonomian rumah tangganya. Setiap hari, dia bisa memproduksi lebih dari 30 pcs kerajinan tangan dari kain perca dengan omset sekitar Rp 1,5 hingga Rp 2 juta per bulannya.

"Untuk memperkenalkan produk ke masyarakat, saya juga rajin ikut bazaar," bebernya.

Evarini pun mencoba menularkan keahliannya ini kepada warga sekitar lingkungannya, RT  08/RW 08 No 34 Jalan Menteng Jaya, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat. Dia berharap, upayanay ini selain dapat mengurangi sampah kain bekas juga bisa membantu perekonomian rumah tangga di lingkungannya.

Langkah Evarini ini mendapat dukungan dari Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formapel) Kecamatan Menteng, Hendra Kurnia. Menurutnya, usaha yang dijalankan Evarini bisa menjadi inspirasi bagi kaum ibu di Kecamatan Menteng.  

"Kami dari Formapel akan terus mensupport kegiatan ini, apabila di wilayah Kelurahan Menteng sudah tidak ada limbah kain perca kami akan bantu carikan dari wilayah lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye18264 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1809 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1200 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1158 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1073 personFakhrizal Fakhri