You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Siswa SMA/SMK di Jaksel Ikut Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pelajar SMA/SMK di Jaksel Disosialisasikan Pencegahan Tindak Kekerasan

Ratusan pelajar SMA dan SMK mengikuti sosialisasi pencegahan tindak kekerasan dan perlindungan anak serta aman berlalu lintas yang digelar Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Selatan bekerja sama dengan Sudin Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Selatan. Kegiatan yang dilangsungkan secara daring ini berlangsung selama dua hari yakni 22 dan 23 Februari 2022.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman peserta didik

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Jakarta Selatan, Sayid Ali mengatakan, selama dua tahun pandemi COVID-19, ada banyak pembiasaan baru di antaranya pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan beberapa waktu lalu telah dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

"Selama dua tahun beradaptasi dengan COVID-19, harapannya selama itu juga kita tidak melupakan esensi pembelajaran dan etika yang diajarkan di sekolah di antaranya tidak tawuran, tidak bullying, berperilaku tertib berlalu lintas bagi siswa yang membawa kendaraan bermotor serta akses ke sekolah yang ramah anak tetap dipertahankan," ujar Sayid Ali, saat membuka kegiatan tersebut, Selasa (22/2).

Dinas PPAPP Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Ia berharap agar potensi potensi yang ada di usia sekolah menjadi produktif untuk meraih prestasi.

"Bila anak anak memiliki masukan terkait perlindungan, pemenuhan kebutuhan atau berkegiatan silahkan disampaikan melalui forum ini. Saya berterima kasih kepada tenaga pendidik yang peka terhadap situasi dan sigap membantu anak-anak," katanya.

Kepala Sudin PPAP Jakarta Selatan, Fathur Rohim menjelaskan, latar belakang sosialiasi ini digelar melihat situasi pandemi COVID-19 selama dua tahun yang mengharuskan sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh dan tatap muka sehingga diperlukan adaptasi bagi siswa dan tenaga pendidik untuk mengantisipasi kasus tawuran, bullying, perilaku berlalu lintas tidak aman dan aksesibilitas aman ke dan dari sekolah yang ramah anak.

"Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman peserta didik dan kesadaran peran pihak sekolah sehingga terwujud komitmen mencegah dan menangani kekerasan serta mewujudkan tertib berlalu lintas melalui rute aman selamat sekolah," ungkapnya.

Ia menambahkan, sasaran peserta sosialisasi yang digelar selama dua hari ke depan sebanyak 900 peserta didik.

"Sosialisasi hari ini diikuti peserta didik dari Sudin Pendidikan I dan besok dari Sudin Pendidikan II Jakarta Selatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1343 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1330 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1243 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1089 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1083 personAldi Geri Lumban Tobing