You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Makanan Takjil di Kawasan Senen Aman dari Bahan Berbahaya
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Produk Takjil di Kramat Sentiong Bebas Zat Berbahaya

Produk makanan buka puasa atau takjil yang dijajakan warga di Jalan Kramat Sentiong RW 07, Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat, dijamin bebas dari kandungan zat berbahaya. Hal ini dipastikan setelah jajaran Puskesmas kecamatan dan kelurahan setempat melakukan pengawasan makanan di lokasi tersebut.  

Tidak ada indikasi adanya bahan tambahan pangan berbahaya

Petugas Kesehatan Lingkungan dari Puskesmas Kecamatan Senen, Syifa Nazila mengatakan, pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel dari makanan yang dijajakan untuk diperiksa di laboratorium BPOM.

"Hasilnya negatif, tidak ada indikasi adanya bahan tambahan pangan berbahaya," kata Syifa, Rabu (13/4).

Ada Bazar Takjil Ramadan di Halaman Kelurahan Taman Sari

Sementara, Fia Rahma Diani Kasi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Kramat menjelaskan, kegiatan ini rutin dilakukan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, dengan lokasi yang berbeda. Kegiatan melibatkan lima petugas kesehatan lingkungan Puskesmas dan Satpol PP serta pengurus RW.

"Pengawasan difokuskan pada hidangan takjil dan akan berjalan secara berkesinambungan. Semuanya itu dilakukan dalam memberikan perlindungan kepada konsumen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye838 personDessy Suciati
  2. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye828 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye796 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye789 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye756 personAldi Geri Lumban Tobing