You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 335 Warga Tertib Antri Terima Bantuan di RPTRA Udara Segar
photo Nurito - Beritajakarta.id

335 Warga Batu Ampar Terima Bansos di RPTRA Udara Segar

Sebanyak 335 warga kurang mampu di Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/4), menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI sebesar Rp 500 ribu per orang. Penyaluran bantuan dilakukan di RPTRA Udara Segar oleh petugas PT Pos Indonesia.

Masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 500 ribu

Lurah Batu Ampar, Achmad Ruslan mengatakan, agar pendistribusian berjalan lancar, tertib dan tidak ada antrean pihaknya membuat jadwal hadir bagi 335 warga penerima bantuan.  

"Total ada 335 keluarga  penerima manfaat dari enam RW. Masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 500 ribu," katanya.

549 Warga Batu Ampar Nikmati Layanan KTP Mobil di RPTRA Udara Segar

Menurutnya, data penerima bantuan ini diterimanya dari PT Pos Indonesia, Selasa (12/4) kemarin, dan langsung dikirim ke pengurus RW dan RT untuk diteruskan ke warga penerima bantuan.

"Kami harap bantuan ini dipergunakan sebaik mungkin," ujarnya.

Een Royani (49), salah seorang penerima manfaat, mengaku sangat senang karena bantuan diterima tanpa ada potongan sedikit pun. Dia mengaku, akan memanfaatkan uang bantuan ini untuk belanja sembako.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat untuk membeli kebutuhan pokok jelang Lebaran," tuturnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2485 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1308 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1049 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1049 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye883 personDessy Suciati