You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
48 Ekor Anjing dan Kucing Di Paseban Divaksinasi
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Januari-April, 637 Hewan Divaksinasi di Jakpus

Untuk mengantisipasi penularan penyakit rabies melalui hewan peliharaan, Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat secara periodik mengadakan vaksinasi anti rabies.

Khusus hari ini di RW 03 Kelurahan Paseban (Senen), kami memberikan vaksin anti rabies terhadap 30 ekor kucing dan 18 ekor anjing

Tercatat selama Januari-April, Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat telah memberikan vaksin anti rabies terhadap 637 ekor hewan yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.

"Khusus hari ini di RW 03 Kelurahan Paseban (Senen), kami memberikan vaksin anti rabies terhadap 30 ekor kucing dan 18 ekor anjing," kata Hasudungan, Kepala Seksi Peternakan Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Senin (20/4).

Pedagang Hewan di Jl Latuharhary Ditertibkan

Hasudungan mengungkapkan, di Kelurahan Paseban ini cukup banyak warga yang memelihara anjing dan kucing. Pemberian vaksin ini diharapkan dapat membuat warga lainnya merasa aman dan tidak khawatir tertular penyakit rabies.

Hasudungan menambahkan, dari 637 hewan yang telah divaksinasi terdiri dari 1 ekor musang, 2 ekor monyet, 267 ekor kucing dan 367 ekor anjing. "Vaksinasi sudah kita buat terjadwal dan akan menyeluruh di seluruh wilayah di Jakarta Pusat," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2480 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1302 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1045 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1044 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye874 personDessy Suciati