You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kawasan Halim Perdana Kusuma Siap Sambut Delegasi KAA
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Razia Miras & Rumah Kos Ditunda Pekan Depan

Lantaran fokus mensukseskan Konferensi Asia Afrika (KAA), Pemkot Administrasi Jakarta Timur akhirnya menunda pelaksanaan razia minuman keras (miras) dan rumah kos. Rencananya pekan depan baru digelar razia tersebut.

Razia miras maupun rumah kos baru dilakukan pekan depan. Saat ini kita masih fokus mensukseskan pelaksanaan KAA

"Razia miras maupun rumah kos baru dilakukan pekan depan. Saat ini kita masih fokus mensukseskan pelaksanaan KAA. Kami imbau seluruh warga ibu kota untuk bersama-sama mensukseskan KAA ini," ujar Bambang Musyawardhana, Walikota Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Meski dilakukan penundaan, Bambang tetap meminta pemilik toko, warung dan minimarket tidak menjual miras sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015.

Delegasi KAA akan Kunjungi Waduk Pluit

Bambang mengakui sudah mengantongi titik-titik penjualan miras di wilayahnya, namun ia enggan membocorkannya. Selanjutnya ia juga meminta seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada petugas mengenai lokasi penjualan miras ilegal.

"Pekan depan razia rumah kos juga akan diintensifkan untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan tempat," ujar Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8032 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6836 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1804 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1574 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1496 personFakhrizal Fakhri