You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
104 Ruko di Rusun Tambora Belum Terisi
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

104 Ruko di Rusun Tambora Masih Kosong

Sebanyak 104 rumah toko (ruko) di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambora, Jakarta Barat hingga saat ini masih kosong dan belum digunakan warga untuk berusaha. Hal itu karena proses pengajuan melalui proposal dari warga belum selesai dibuat.

Pak gubernur minta setiap rusun memiliki koperasi food station sehingga nantinya kalau ada bazar sembako bisa dilakukan di koperasi tersebut


Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Ika Lestari Aji mengatakan, penempatan ruko akan dilakukan setelah warga selesai membuat proposal. Ratusan ruko tersebut akan diperuntukkan bagi penghuni rusun yang memiliki usaha dan warga yang terkena program pemerintah.

“Kami masih menunggu proposal dari warga dan proposal yang kami minta juga tidak sulit kok,” ujarnya, Rabu (22/4).

Kunjungan PM Mesir ke Waduk Pluit Ditunda

Nantinya, kata Ika, ruko di Rusunawa Tambora tersebut akan dibuatkan sistem zona, antara lain zona makanan atau kuliner, zona sembako ataupun zona garmen. Selain itu, sesuai intruksi Gubernur, nantinya di rusun tersebut akan dibuatkan koperasi food station.

“Pak gubernur minta setiap rusun memiliki koperasi food station sehingga nantinya kalau ada bazar sembako bisa dilakukan di koperasi tersebut,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9373 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3409 personAnita Karyati
  3. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye3017 personTiyo Surya Sakti
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1820 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1605 personDessy Suciati