You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas Nakertransgi Minta Pengurus Baru OPIJ Majukan Dunia Pelatihan di Jakarta
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pengurus Baru OPIJ Diminta Majukan Dunia Pelatihan di Jakarta

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, Andri Yansyah melantik Pengurus Organisasi Profesi Instruktur Jakarta (OPIJ) periode 2022-2024 di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (25/5) malam.

Semoga dapat mengemban amanah dan menjadi mitra dalam memajukan dunia pelatihan

Edi Pramono yang didapuk sebagai Ketua OPIJ periode 2022-2024 dilantik bersama dengan delapan anggota kepengurusan baru lainnya.

Andri menyampaikan, kepengurusan OPIJ yang baru terbentuk ini dapat mengemban amanah menjadi motor penggerak OPIJ demi majunya profesi Instruktur di Jakarta.

50 Peserta Ikut Latihan Make Up di Kantor Sudin Nakertransgi Jakut

OPIJ diharapkan dapat menjadi wadah bagi instruktur meningkatkan kompetensinya untuk menyongsong kota Jakarta menjadi Maju Kotanya dan Bahagia Warganya.

“Semoga dapat mengemban amanah dan menjadi mitra dalam memajukan dunia pelatihan di DKI Jakarta,” ujar Andri, Kamis (26/5).

Andri menjelaskan, pendidikan dan pelatihan di Indonesia menjadi faktor penunjang kemajuan SDM dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju, SDM Unggul.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas di dunia pelatihan kerja harus terus dikembangkan untuk mewujudkan cita-cita bersama bangsa Indonesia menuju ‘Indonesia kompeten 2030’.

“Apalagi DKI Jakarta menjadi trendsetter bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia,” ucapnya.

Ia menilai, dalam usaha memajukan bidang pelatihan, diperlukan keseriusan mengelola SDM, terutama instruktur. Mengingat, dewasa ini kebutuhan pasar kerja terhadap SDM unggul semakin meningkat, sehingga memaksimalkan fungsi instruktur harus diutamakan.

“Peningkatan kompetensi instruktur diharapkan mampu meningkatkan kompetensi masyarakat Jakarta," tuturnya.

Menurut Andri, instruktur SDM bidang pelatihan harus mendapat arahan, pendampingan dan motivasi untuk meningkatkan kapabilitas dan produktivitas.

Kehadiran OPIJ sebagai organisasi profesi harus bisa berperan aktif memaksimalkan fungsinya dalam memfasilitasi sekaligus memperjuangkan kepentingan instruktur ini.

Andri menambahkan, kepengurusan OPIJ hendaknya juga memahami fungsi utama keberadaannya. Di antaranya, fungsi pendampingan, pembinaan dan bimbingan serta fungsi motivator.

“Mari kita berikan skill dan kompetensi yang mumpuni kepada masyarakat Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6710 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5653 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2648 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2096 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1866 personAnita Karyati