Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menggelar jamuan makan malam bersama delegasi Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19 atau Persatuan Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/5). Dalam sambutannya Gubernur Pramono berharap konferensi ini dapat memperkuat solidaritas dan visi antara negara-negara anggota OKI serta menjadi jalan untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam mewujudkan dunia yang lebih damai, adil dan tangguh.
Empat petugas Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA) Kecamatan Cakung membersihkan sampah yang melintas di Kali Malang, Jalan Irigasi, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (14/5). Kegiatan pembersihan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan Kali Malang dari sampah.
Satuan Pelaksana Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Satpel KPKP) Kecamatan Kramat Jati melakukan pemeriksaan anthrax pada hewan kurban di Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPHK) yang ada di wilayah Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (14/5). Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya menjelang Hari Raya Iduladha ini untuk memastikan hewan kurban yang masuk ke Jakarta khususnya wilayah Kecamatan Kramat Jati dalam keadaan sehat dan terbebas dari virus anthrax.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi meluncurkan tiga layanan kesehatan di Rusun Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (14/5). Ketiga layanan yang telah resmi diluncurkan yakni Pasukan Putih, JakCare dan JakAmbulans guna meningkatkan layananan kesehatan bagi masyarakat Jakarta.
Sebanyak 400 pelajar mengikuti kejuaraan atletik di Stadion Rawamangun, Jalan Raya Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (14/5). Lomba yang diikuti ratusan pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK ini untuk mencari bibit unggul di cabang olahraga atletik.
Melihat budi daya sayuran di Green House Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Budi Mulia, Jalan Budi Mulia, Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (14/5). Green House yang memiliki luas 35 meter persegi ini membudidayakan tanaman sayuran dengan sistem akuaponik yakni sistem budi daya yang menggabungkan pemeliharaan ikan dengan penanaman tanaman dalam satu sistem tertutup, dimana limbah ikan menjadi nutrisi bagi tanaman dan akar tanaman membantu membersihkan air bagi ikan.