You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
SMP di Jaktim Tak Gelar UN Online
photo Budhy Tristanto - Beritajakarta.id

SMP di Jaktim Tak Gelar UN Online

Ujian Nasioal (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat akan digelar pada 4-7 Mei mendatang. Selain Sekolah Menengah Atas (SMA), untuk SMP juga baru pertama kalinya digelar UN menggunakan sistem online atau sistem Computer Based Test (CBT). Namun, untuk wilayah Jakarta Timur dipastikan tidak ada sekolah yang menggunakan sistem tersebut.

Untuk tahun ini di Wilayah Timur 1 tidak ada SMP yang mengikuti UN CBT

"Untuk tahun ini di Wilayah Timur 1 tidak ada SMP yang mengikuti UN CBT," ujar Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, Ari Budiman, Senin (27/4).

Listrik Jadi Kendala UN Online di Pulau Seribu

Menurut Ari, sampai saat ini banyak sekolah yang belum siap untuk pelaksanaan UN berbasis komputer karena masih kurang perangkat infrastrukturnya. Meskipun terbilang baru, ia berharap tahun depan sekolah-sekolah sudah bisa menggelar UN online.

"Mudah-mudahan, tahun depan ada sekolah yang bisa menggelar secara online," harapnya.

Kasudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Timur, Didi Sugandhi mengatakan, sekolah-sekolah di wilayahnya sudah siap untuk menghadapi pelaksanaan UN SMP. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan para kepala sekolah. Namun, untuk pelaksanaan UN online SMP baru ada di Jakarta Selatan.

"Di Jakarta, kalau tidak salah, hanya satu yang menggelar UN CBT, yaitu SMP Penabur 2 di Jakarta Selatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati