You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Air di Jalan Sawah Lunto Dikuras_2
photo Folmer - Beritajakarta.id

Saluran Air di Jalan Sawah Lunto Dikuras

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan memperbaiki dan menguras saluran air di Jalan Sawah Lunto RT 02/01, Kelurahan Pasar Manggis. Pengurasan dan perbaikan sudah dilakukan sejak awal Mei 2022 dan ditargetkan rampung dua hingga tiga minggu ke depan.

Sebanyak lima personel dikerahkan untuk menguras endapan lumpur

Kasatpel SDA Kecamatan Setiabudi, Retno Wulandari mengatakan, pengurasan saluran menindaklanjuti usulan warga yang mengeluhkan aliran di dalam saluran Jalan Sawah Lunto tidak mengalir lancar.

"Sebanyak lima personel dikerahkan untuk menguras endapan lumpur di dalam saluran air Jalan Sawah Lunto," ujar Retno, Jumat (10/6).

Saluran Penghubung Jalan Anggrek Setiabudi Dikuras

Ia mengungkapkan, saluran air yang dikuras sepanjang 446 meter dengan lebar dan tinggi saluran sekitar 60 sentimeter.

“Ketebalan sedimen lumpur yang dikuras sekitar 60 sentimeter. Pengurasan dilakukan hingga lapisan dasar di sepanjang saluran hingga rampung," ungkapnya.

Ditambahkan Retno, pengurasan bertujuan menambah daya tampung air sehingga genangan yang kerap terjadi di Jalan Sawah Lunto dapat cepat surut.

"Kami juga mengimbau warga tidak lagi membuang sampah yang mengakibatkan saluran air tidak berfungsi optimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22780 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye891 personFakhrizal Fakhri