You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
May Day, Jalur Menuju Istana Dialihkan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Hari Buruh, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup

Sekitar 150 ribu buruh buruh akan berunjuk rasa di ibukota untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5) besok. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polda Metro Jaya akan menutup Jalan Jenderal Sudirman.

Kita perkirakan Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin akan dipenuhi massa yang merayakan Hari Buruh besok. Untuk itu, jalan protokol itu akan kita sterilkan dari kendaraan

"Kita perkirakan Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin akan dipenuhi massa yang merayakan Hari Buruh besok. Untuk itu, jalan protokol itu akan kita sterilkan dari kendaraan," ujar AKBP Warsinem, Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (30/4).

Menurut Warsinem, Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin akan dilalui massa menuju titik temu di Bundaran Hotel Indonesia. "Penutupan akan dimulai pada pukul 06.00-13.00 WIB. Kemungkinan Bundaran HI menjadi tempat pertemuan, jadi penutupan dilakukan sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin," ungkapnya.

Hari Buruh, Dishubtrans Awasi Pintu Masuk ke Jakarta

Meskipun begitu, lanjut Warsinem, rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional. Karena akan melihat bus-bus yang menurunkan massa. "Mereka hanya boleh menurunkan penumpangnya. Kita sudah imbau jangan ada yang parkir di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye942 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati