You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
18 Penghuni Kos di Utan Panjang Terjaring Razia
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

5 Remaja Wanita Terjaring Razia di Ruko

Razia kos-kosan kembali diintensifkan Pemprov DKI. Bahkan, razia kali ini yang digelar di kawasan Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, petugas tidak hanya menyasar kamar kos. Tapi, juga rumah toko (ruko) yang berubah fungsi menjadi tempat kos. Hasilnya, sebanyak lima remaja wanita terjaring dalam razia tersebut.

Karena tidak memiliki KTP langsung kami bawa ke kantor kecamatan untuk didata dan dilakukan pembinaan

Camat Cengkareng, Ali Maulana Hakim mengatakan, razia dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan kos-kosan dari perbuatan negatif, sekaligus menciptakan tertib administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Cengkareng. Kegiatan ini melibatkan puluhan petugas gabungan Satpol PP, TNI, Polri serta Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

754 Rumah Kos di Kemayoran Tak Berizin

Berkat kejelian petugas, pihaknya mendapati sebanyak lima wanita berusia 17-18 kumpul dalam satu kamar di ruko nomor D8-25. Setelah dicek, kelima wanita itu ternyata tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI. Padahal, dalam penuturannya mereka mengaku sebagai warga DKI.

“Mereka saat razia sedang kumpul dalam satu tempat kos. Karena tidak memiliki KTP langsung kami bawa ke kantor kecamatan untuk didata dan dilakukan pembinaan,” ujar Ali, Kamis (30/4).

Selain, mendapati kelima remaja tersebut, pihaknya juga memeriksa sekitar 15 pasangan pada hunian kos lainnya di wilayah tersebut. Tapi, saat diperiksa ternyata semua memiliki surat nikah, namun tidak ber-KTP DKI.

“Semua pasangan tersebut dari luar DKI. Tapi sudah nikah resmi dan ada surat nikahnya. Tapi, karena tidak memiliki KTP DKI tetap kami bawa ke kantor kecamatan,” ucap Ali.

Yul (18) salah seorang remaja yang terjaring razia mengaku, dirinya hanya numpang tidur di kosan temannya. Ia mengaku, masih tinggal dengan orang tuanya di kawasan Kapuk.

“Saya cuma numpang tidur Pak. Jangan dibawa karena orang tua saya tinggal di Kapuk, Cengkareng,” tuturnya pasrah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye20634 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11359 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6802 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3695 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1738 personFolmer