You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinsos Gelar Workshop dan Bazar Ramaikan Jakarta Hajatan 2022
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Dinsos Gelar Talkshow dan Bazar Ramaikan Jakarta Hajatan ke-495

Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Shopee, Gojek dan Pronas menggelar talkshow ‘Strategi Digital Marketing’ dalam rangka memeriahkan Jakarta Hajatan 2022.

Era digital ini sebenarnya memberi kemudahan

Talkshow ini diikuti pelaku UMKM binaan atau Jakpreneur, perwakilan panti sosial, pendamping UEP KUBE, pendamping sosial, pilar sosial, pendamping PKH serta jajaran pegawai Dinsos DKI Jakarta.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari mengatakan, pandemi COVID-19 telah mengubah gaya hidup manusia. Salah satunya cara bertransaksi dari konvensional atau datang langsung ke toko menjadi online.

Dinsos Salurkan Dana Hibah Kepada 78 Yayasan dan Lembaga Sosial

“Era digital ini sebenarnya memberi kemudahan. Untuk yang mau pesan makan dan yang jualan juga bisa lewat aplikasi," ujarnya, Kamis (23/6).

Premi menambahkan, talkshow ini bertujuan agar peserta mengetahui cara dan strategi pemasaran produk melalui digital marketing.

“Sehingga produknya bisa semakin dikenal dan laris di pasaran,” tandasnya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan ini juga digelar bazar produk kuliner Jakpreneur binaan Dinsos DKI Jakarta.

Bagi pengunjung dengan minimal pembelian Rp 20 ribu berkesempatan mendapatkan doorprize menarik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10114 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1227 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati