You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
4.526 Hewan Kurban Telah Diperiksa Kesehatan di Jakbar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Kesehatan 4.526 Hewan Kurban di Jakbar Sudah Diperiksa

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat hingga kini telah memeriksa kesehatan 4.526 ekor hewan kurban di wilayahnya.

Hingga 27 Juni ini, totalnya sudah 4.526 ekor hewan kurban kita periksa

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat,

Novy Palit mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban difokuskan pada 105 tempat penampungan hewan yang tersebar di delapan kecamatan.

Sudin KPKP Jaksel Periksa Kesehatan 4.136 Hewan Kurban

"Hingga 27 Juni ini, totalnya sudah 4.526 ekor hewan kurban kita periksa," ujarnya, Rabu (29/6).

Ia merinci, 4.526 hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 2.223 ekor sapi, 16 ekor kerbau, 1.854 ekor kambing dan 433 ekor domba. Pemeriksaan hewan kurban bertujuan untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan memastikan hewan yang akan dikurban memenuhi syarat dan sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan ini, para petugas di lapangan memeriksa hewan kurban mulai dari mulut, kuku hingga umur. Sebagian besar hewan kurban yang didatangkan berasal dari daerah Jawa Tengah, khususnya Boyolali.

"Dengan dilakukan pemeriksaan, kita ingin memastikan hewan kurban aman dan layak dikonsumsi masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye28270 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11456 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6861 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3773 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1822 personFolmer