You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies Serahkan Sapi Seberat 1,2 Ton Untuk Dikurban
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Anies Serahkan Sapi Kurban Seberat 1,2 Ton di JIS

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyerahkan hewan kurban berupa seekor sapi kepada panitia kurban di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok  Jakarta Utara, Minggu (10/7).

Izinkan pada kesempatan pagi ini kami menyerahkan hewan kurban seekor sapi seberat 1,2 ton

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta telah memeriksa kesehatan sapi kurban seberat 1,2 ton ini dan dinyatakan sehat serta layak kurban.

“Izinkan pada kesempatan pagi ini kami menyerahkan hewan kurban seekor sapi seberat 1,2 ton yang sudah diperiksa Dinas KPKP DKI Jakarta dan dinyatakan sehat,” ungkap Anies usai mengikuti Salat Iduladha 1443 Hijriah di JIS.

Rekayasa Lalin Kawasan JIS Antisipasi Kemacetan

Untuk diketahui, Dinas KPKP DKI Jakarta telah memeriksa kesehatan sapi yang diserahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk dikurban.

Sapi dari daerah Jawa Barat ini diperiksa secara klinis, fisik dan syariat Islam. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan hewan layak dikurban dan aman untuk dikonsumsi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, maka hewan kurban ini kami serahkan ke panitia kurban untuk didistribusikan di Jakarta dan sekitarnya. Insya Allah kurban ini diterima dan dilipatgandakan pahalanya,” tandas Anies.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7834 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1286 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1188 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1071 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye934 personBudhi Firmansyah Surapati