You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Djarot Usul Pengguna Jasa PSK Dipublikasi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Beberkan Cara Tangkal Prostitusi di Ibu Kota

Jasa prostitusi di ibu kota kini tidak hanya dipasarkan lewat cara-cara konvensional saja, tapi juga sudah merambah dunia online hingga memudahkan penggunanya melakukan transaksi. Kondisi ini membuat miris sejumlah kalangan, tak terkecuali juga Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat. Ia pun punya cara tersendiri agar prostitusi tersebut bisa ditangkal peredarannya di ibu kota.

Kalau ditawarin ya kita ambil, lalu kita jebak. Maksud saya siapa pun itu dibuka saja, yang ketangkap karena kita ingin transparan siapa penggunanya. Buka saja. Kalau kita melawan prostitusi, begitu caranya

Mantan Walikota Blitar itu mengusulkan agar pengguna jasa prostitusi dipublikasikan untuk menimbulkan efek jera lantaran malu. Sedangkan untuk bisa menangkap para pelakunya adalah dengan melakukan jebakan. Nantinya baik pengguna jasa maupun pekerja seks komersial (PSK) sama-sama dipublikasikan. Cara tersebut dinilai ampuh untuk membuat para pengguna dan PSK kapok.

12 PSK dan 1 Pelaku Tawuran Terjaring Razia

"Kalau ditawarin ya kita ambil, lalu kita jebak. Maksud saya siapa pun itu dibuka saja, yang ketangkap karena kita ingin transparan siapa penggunanya. Buka saja. Kalau kita melawan prostitusi, begitu caranya," kata Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (12/5).

Djarot menilai perlu adanya sistem yang dapat mengetahui siapa-siapa saja warga yang menjadi pengguna jasa tersebut. Sebab, Djarot menilai adanya jasa prostitusi juga tak lepas dari adanya permintaan. Diharapkan dengan adanya sistem tersebut antara pengguna maupun PSK akan merasa malu.

Dia pun cukup terkejut dengan banderol harga PSK yang menembus angka hingga ratusan juta rupiah. Dirinya heran dengan sejumlah kalangan yang mau mengeluarkan uang dengan jumlah yang fantastis untuk kegiatan prostitusi. "Mahal banget. Itu satu tahun atau lima tahun? Sehari ya? Bukan langganan 5 tahun sekian," candanya.

Seperti diketahui Polres Jakarta Selatan baru-baru ini mengungkap praktik prostitusi online yang melibatkan kalangan artis. Bahkan, tarif yang dipatok pun cukup tinggi antara puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1377 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye985 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye809 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye751 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye745 personTiyo Surya Sakti
close