You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Diduga Bocor, Razia Hanya Dapatkan 14 PSK
photo Doc - Beritajakarta.id

Diduga Bocor, Sudinsos Hanya Jaring 14 PSK

Operasi penertiban wanita pekerja seks komersial (PSK) yang digelar Suku Dinas Sosial Jakarta Timur bersama Satpol PP dan TNI, Sabtu (29/11) dini hari, tidak memperoleh hasil maksimal. Pasalnya, dari sejumlah lokasi yang disisir, petugas hanya mampu mengamankan 14 wanita PSK dan seorang manusia gerobak.

Razia kali ini hanya mendapatkan 14 PSK dan satu pemulung yang tidur di gerobak. Sepertinya razia sudah bocor karena tempat yang biasanya ramai menjadi sepi

Kuat dugaan operasi penertiban gabungan ini telah bocor. Sebab saat petugas mendatangi beberapa lokasi tempat mangkal PSK, nyaris sepi dari aktivitas prostitusi. Sejumlah lokasi yang didatangi antara lain, kawasan Kebon Singkong, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kawasan Pulogadung, Jalan Raya Matraman, bantaran rel kereta api Jalan Raya Bekasi Timur, Jalan TMII, Jalan Raya Bogor depan Gor Ciracas dan Taman Viaduct.

"Razia kali ini hanya mendapatkan 14 PSK dan satu pemulung yang tidur di gerobak. Sepertinya razia sudah bocor karena tempat yang biasanya ramai menjadi sepi. Seluruh PSK dan pemulung ini kami bawa ke Panti Sosial Bina Insani 2 di Ceger, Jakarta Timur," ujar Muhammad Yasin, Kepala Seksi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Bawa Uang Rp 5 Juta, PSK Terjaring Razia

Yasin menjelaskan, hampir seluruh wanita PSK yang terjaring razia merupakan wajah-wajah lama yang pernah terjaring penertiban serupa. Umumnya mereka yang tertangkap pernah mendapatkan pembinaan di Panti Sosial Bina Insani 1 di Kedoya, Jakarta Barat.

"Kalau berdasarkan peraturan daerah, mereka kita bina di panti sosial selama 2-3 bulan. Namun karena ini kebijakan kami yang sifatnya pembinaan dan shock therapy, mereka kita amankan di panti selama 21 hari," lanjut Yasin.

Dalam operasi yang melibatkan 20 petugas itu sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Sejumlah PSK yang mengetahui ada razia langsung lari menyelamatkan diri. Namun langkah mereka kalah sigap dengan petugas.

Selain itu, beberapa wanita PSK berusia belasan tahun yang mangkal di kawasan Kebon Singkong, tampak menangis histeris saat akan dibawa petugas ke dalam mobil.  

Salah satunya bernama Ria (18). Ia mengaku bukan PSK dan hanya sedang menunggu temannya untuk jalan-jalan. Namun petugas tak percaya begitu saja. Terlebih saat diamankan, wanita muda ini mengenakan pakaian seksi dan dandanan menor.

"Saya bukan PSK Pak, tolong lepaskan. Saya hanya lagi nunggu teman untuk jalan-jalan," ujar Ria sambil menangis histeris.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1978 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye908 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye878 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye865 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye838 personAldi Geri Lumban Tobing