You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
kali-krukut-dok-beritajakart.jpg
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Warga Minta Kali Krukut Segera Dinormalisasi

Warga Kelurahan Petogogan, Rawa Barat, dan Kuningan Barat, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang tinggal berdekatan dengan Kali Krukut meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menormalsiasi kali tersebut. Sebab, pemukiman warga kerap tergenang banjir, terutama saat musim hujan.

Warga terus bertanya-tanya kenapa hingga kini belum juga dilaksanakan. Kan kasihan warga jadi kebanjiran terus

Anggota Dewan Kota Jakarta Selatan, Matroji, mengatakan, rencana normalisasi Kali Krukut ini sebenarnya sudah dicanangkan sejak lama. Namun entah kenapa hingga kini belum juga terealisasi.

"Warga terus bertanya-tanya kenapa hingga kini belum juga dilaksanakan. Kan kasihan warga jadi kebanjiran terus," ujar Matroji, Selasa (12/5).

Normalisasi Kali Krukut Setelah Pembebasan Lahan

Padahal, kata Matroji, warga sudah bersedia lahan dan bangunan mereka dibebaskan. "Warga bersedia tanah dan bangunannya dibebaskan asalkan ganti rugi sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP)," katanya.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Dedy Budiwidodo, mengatakan, pemukiman di bantaran Kali Krukut akan dibebaskan tahun ini juga. "Untuk bangunan di bantaran Kali Krukut akan dibebaskan tahun ini," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3083 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1420 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1332 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1184 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye927 personAnita Karyati