Distribusi Paket Pangan Murah Sasar 3.648 Warga Kepulauan Seribu
Paket bantuan program pangan murah bersubsidi didistribusikan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, kepada 3.648 warga yang tersebar di sembilan pulau permukiman. Pendistribusian pangan murah ini berlangsung 25 - 28 Juli 2022.
Mudah-mudahan pendistribusian pangan murah ini dapat membantu
Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Parsan mengatakan, paket pangan murah ini merupakan program Pemprov DKI Jakarta untuk memenuhi ketahanan pangan warga di Kepulauan Seribu. Penerima manfaat program ini adalah warga pemegang KJP, Dasawisma, petugas PPSU, serta PJLP dengan UMP DKI Jakarta.
“Hari ini distribusi dilakukan ke Kelurahan Pulau Kelapa. Program ini juga untuk mengurangi angka stunting di Kepulauan Seribu," ujar Parsan, Kamis (28/7).
500 Warga Nikmati Program Pangan Murah Bersubsidi di RPTRA Susukan CeriaDijelaskan Parsan, total jumlah pangan murah yang didistribusikan pada periode Juli 2022 sebanyak 20.371 paket, terdiri dari 3.624 paket daging ayam, 3.524 paket daging sapi, 3.648 paket telur ayam, 3.639 paket beras, 3.191 paket ikan, dan 2.745 paket susu.
Ia merinci, sebanyak 528 paket untuk warga Pulau Untung Jawa, 393 untuk warga Pulau Lancang, 234 untuk untuk warga Pulau Pari, 378 untuk warga Pulau Pramuka dan 704 paket untuk warga Pulau Panggang.
Kemudian 338 paket untuk warga Pulau Harapan, 146 paket untuk warga Pulau Sabira, 104 paket untuk warga Pulau Kelapa Dua dan 823 paket untuk warga Pulau Kelapa.
Komoditas yang disalurkan dalam program pangan bersubsidi ini di antaranya beras premium ukuran lima kilogram yang dijual seharga Rp 30 ribu, daging sapi satu kilogram Rp 35 ribu dan satu ekor ayam dijual seharga Rp 8.000.
Sementara untuk satu kilogram ikan kembung Rp 13.000, satu dus susu UHT isi 24 pieces Rp 30 ribu, dan satu tray telur ayam Rp 10 ribu. Bila ditotal harga normal satu paket pangan tersebut di pasaran senilai Rp 372.800.
“Mudah-mudahan pendistribusian pangan murah ini dapat membantu. Warga cukup membeli dengan harga Rp 126 ribu,” tandasnya.