You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Fahira Idris: Kado Istimewa Di Hari Merdeka
photo Doc - Beritajakarta.id

Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP di Bawah Rp 2 Miliar, Fahira Idris: Kado Istimewa di Hari Merdeka

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta, Fahira Idris menilai kemajuan pembangunan di Jakarta semakin dirasakan dan keadilan sosial terus dihadirkan. Hal itu sesuai dengan cita-cita tertinggi para pendiri bangsa yang sudah seharusnya dirasakan seiring dengan bertambahnya usia republik ini.

Ini kado istimewa di hari merdeka

Fahira mengatakan, dalam setiap momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI yang digelar setiap tahun, sudah sepantasnya rakyat merasakan denyut-denyut kemajuan pembangunan.

Sebagaimana diketahui, setelah membebaskan pajak bumi bangunan (PBB) bagi guru, dosen, tenaga pendidikan, veteran, perintis kemerdekaan, penerima gelar pahlawan nasional, purnawirawan TNI/Polri dan pensiunan PNS serta lahan 60 meter dan bangunan 36 meter, tepat di hari kemerdekaan, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menggratiskan PBB rumah dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 2 miliar.

Wali Kota Jakarta Pusat Buka Sosialisasi Pajak Daerah

"Di Jakarta, keadilan sosial sebagai cita-cita tertinggi para pendiri bangsa diwujudkan dengan mengubah paradigma bahwa salah satu pilar pembangunan, yaitu pajak bukan semata-mata ditujukan untuk meningkatkan pendapat daerah tetapi dijadikan instrumen untuk menghadirkan keadilan sosial bagi warga dengan menggratiskan PBB bagi warga yang punya keterbatasan. Ini kado istimewa di hari merdeka,” ujar Fahira Idris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/8).

Menurut Fahira bagi bangsa sebesar Indonesia, menghadirkan keadilan sosial bukanlah perkara yang mudah, melainkan sebuah pekerjaan yang abadi. Namun, bukan berarti sebuah kemustahilan.

"Pemimpin dengan segala kuasa yang diberikan rakyat kepadanya mempunyai banyak instrumen untuk menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakatnya. Instrumen-instrumen ini harus digunakan sebesar-besarnya untuk memudahkan kehidupan rakyat terutama mereka yang mempunyai keterbatasan ekonomi," katanya.

Ia melanjutkan, keadilan sosial hadir dan dirasakan rakyat saat kekuasaan seorang pemimpin dalam membuat kebijakan didasari persoalan yang dihadapi rakyat sehari-hari. Di Jakarta, harga tanah yang semakin tinggi mengakibatkan warga kesulitan membayar PBB sehingga terpaksa menjual aset dan pindah ke wilayah lain, terutama di luar Jakarta.

"Padahal tanah dan rumah itu kebanggaan mereka. Semakin membuat kita terenyuh kalau ternyata rumah tersebut adalah milik orang-orang yang pernah berjasa besar bagi republik ini atau mereka yang masih mengabdi untuk bangsa ini," sambungnya.

Fahira menambahkan, menghadirkan keadilan sosial adalah tugas seorang pemimpin dan sejatinya itulah tujuan utama kenapa pemimpin diberi kuasa oleh rakyat dan konstitusi.

"Bayangkan jika kebijakan PBB gratis seperti di Jakarta juga diimplementasikan di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia. Keadilan sosial akan benar-benar hadir dan dirasakan langsung oleh rakyat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6778 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6133 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1393 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1267 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1248 personTiyo Surya Sakti