You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aspem Jakpus Pimpin Monitoring PSN di RW 05 Petojo Utara
photo Folmer - Beritajakarta.id

Aspem Jakpus Monitoring PSN di Kelurahan Petojo Utara

Asisten Pemerintahan (Aspem) Jakarta Pusat, Deny Ramdany bersama jajaran menggelar monitoring kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di RW 05 Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jumat (19/8).

Tidak ada jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah ditemukan

Dikatakan Deny, pihaknya bersama kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) tingkat RW turun langsung ke permukiman warga untuk memastikan kegiatan PSN berjalan baik.

PSN Digencarkan di TPU Tanah Kusir

"Kami bersyukur dari hasil monitoring ke permukiman warga RW 05 Petojo Utara, bersih. Tidak ada jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah ditemukan," ujar Denny Ramdany.

Ia juga mengingatkan warga dan kader Jumantik tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi munculnya jentik nyamuk demam berdarah berkembang biak di lingkungan warga.

"Alhamdulilah, kasus demam berdarah di RW 05 Petojo Utara hingga saat ini masih nol atau nihil," ungkapnya.

Deny juga mengajak warga RW 05 Petojo Utara turut menjadi Jumantik mandiri di lingkungan rumah masing-masing untuk memberantas sarang nyamuk demam berdarah.

"Pemberantasan sarang nyamuk tidak hanya di dalam rumah tapi di lingkungan sekitar guna memastikan tidak ada tempat berkembangbiak nyamuk demam berdarah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1812 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1385 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1054 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1049 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye966 personAnita Karyati