You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Anies dan Tokoh Betawi Hadiri Hajatan Betawi 3
photo Yudha Peta Ogara - Beritajakarta.id

Gubernur Apresiasi Dailami Inisiasi Hajatan Betawi 3 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri acara Hajatan Betawi 3 yang digagas Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus di Kampus Universitas Islam Assyafiiyah (UIA), Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (27/8) kemarin. Ia berharap Kebudayaan Betawi dapat terus dikembangkan.

Kebudayaan Betawi harus berkembang karena telah menjadi simpul ke-Indonesia-an.

Gubernur Anies mengatakan, Kebudayaan Betawi harus berkembang karena telah menjadi simpul ke-Indonesia-an. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya terus-menerus menjadikan UIA sebagai centre of excellence.

"Tak berhenti hanya pada bagaimana mewujudkan cita-cita Bu Tutty Alawiyah menjadikan UIA sebagai great and good university berbasis kualitas dan menjadi kebanggaan umat Islam Indonesia. Tak terkecuali, kaum Betawi di dalamnya," ucapnya,.dikutip dari siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (28/8)

Festival Betawi Merdeka Berlangsung Meriah

Ia melanjutkan, berkat kiprah Dailami dalam skala Betawi, Indonesia, dan dunia internasional, UIA memungkinkan menjadi tak hanya catu daya, melainkan pembangkit kebudayaan (culture generator) dalam makna yang sesungguhnya.

Sementara itu, Dailami Firdaus berharap masyarakat Betawi terus bersatu menjadi lokomotif pergerakan budaya menuju peradaban baru.

"UIA menjadi salah satu ajang strategis proses ikhtiar umat Islam, tak terkecuali kaum Betawi di tengah arus besar perubahan budaya yang sedang bergerak menuju era Society 5.0 dengan ciri utama internet on think dan artificial intelligent," ungkapnya.

Gagasan Dailami mengadakan Hajatan Betawi (2017, 2018, dan 2022) di Kampus UIA merupakan suatu upaya kongkret memberikan ajang sekaligus jalan bagi kaum Betawi untuk menjadi salah satu simpul penting dalam proses transformasi kebudayaan Indonesia.

"Dimensi Betawi adalah ke-Indonesia-an, ke-Islam-an, dan ke-Ilmu-an yang pada titik integrasi budaya di tengah arus besar transformasi akan mampu menjadi bagian dari lokomotif penghela perubahan menuju peradaban baru. Peradaban konseptual. Peradaban digital," ungkapnya.

Ia mencontohkan palang pintu yang merupakan ekspresi kaum Betawi sebagai masyarakat egaliter dan kosmopolit yang mempunyai integritas diri.

"Hajatan Betawi menghadirkan ragam kearifan dan kecerdasan budaya kaum Betawi, mulai dari seni, sains, teknologi, nilai, norma, bahasa, silat, kuliner, fashion, dan tradisi mengusik dan memantik kesadaran untuk secara antusias melakukan reposisi kaum Betawi sesuai dinamika zaman," jelasnya.

Untuk diketahui, Hajatan Betawi 3 yang dilaksanakan pada 27-28 Agustus 2022 diisi dengan berbagai kegiatan yang bernilai. Misalnya, penampilan permainan anak-anak Betawi yang dibawakan oleh anak-anak pesantren khusus yatim Assyafi'yah yang mempresentasikan sebuah nilai sosial dalam kepedulian terhadap sesama terutama anak-anak yatim. Selain itu ada sunatan massal dan acara obral-obrol tentang Jakarta.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar dan beberapa sesepuh Betawi antara lain H. Edy Marzuki Nalapraya dan Nachrowi Ramli.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1682 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1222 personDessy Suciati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1040 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1037 personFolmer
  5. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye856 personTiyo Surya Sakti