You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota Ancam Adukan Pengerjaan Proyek Gas Ke Mentri BUMN
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sebabkan Kemacetan, Proyek Pipa Gas Dikeluhkan

Proyek pengerjaan pipa gas di sejumlah lokasi di Jakarta Utara dikeluhkan. Pasalnya, selain tak kunjung rampung, proyek tersebut juga ditenggarai menjadi pemicu kemacetan. Hal ini juga dikeluhkan oleh Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi. Karenanya ia pun berencana mengirim surat keluhan ke Menteri BUMN.

Sampai saat ini nyatanya belum ada realisasi di lapangan. Kondisinya berantakan

Proyek pipa gas yang dikeluhkan diantaranya terdapat di Jl Raya Plumpang, Jl Raya Tugu, Jl Raya Cakung Cilincing dan Jl Akses Marunda. Pengerjaan proyek yang dimulai sejak akhir 2013 tersebut selama ini dikeluhkan warga karena menyebabkan jalanan menjadi becek serta menimbulkan kemacetan.

Dikatakan Rustam, pihaknya sudah melayangkan dua kali surat ke Pertamina Gas agar mempercepat pengerjaan proyek tersebut. "Sampai saat ini nyatanya belum ada realisasi di lapangan. Kondisinya berantakan," ujar Rustam, Selasa (26/5).

Proyek Galian Rusak Jalan, DKI Ancam Polisikan Kontraktor

Ditambahkan Rustam, selama ini pihaknya kerap mendapat keluhan dari warga terkait proyek pengerjaan yang mengotori dan memicu kemacetan tersebut.

"Kita lihat tiga hari ke depan. Bila belum ada realisasi, kita akan bersurat ke Kementrian BUMN," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8016 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6828 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1795 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1563 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1480 personFakhrizal Fakhri