You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 132 Pengelola Klinik Kesehatan Ikuti Sosialisasi Pembaharuan Informasi Program JKN - KIS
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pengelola Klinik di Jakbar Ikut Sosialisasi Program JKN-KIS

Sebanyak 132 pengelola klinik kesehatan dan  Puskesmas di Jakarta Barat, Senin (19/9), disosialisasikan tentang Pembaharuan Informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS).

Warga yang tidak membawa kartu BPJS, bisa dilayani dengan NIK

Kegiatan yang digagas BPJS Kesehatan Jakarta Barat ini, dibuka Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jakbar, Amin Haji.

Menurut Amin, dalam kegiatan ini BPJS mensosialisasikan sejumlah kemudahan dalam layanan jaminan kesehatan nasional JKN- KIS. Salah satunya adalah, peserta BPJS Kesehatan cukup membawa KTP yang telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Cakupan Kepesertaan JKN di Jakarta Capai 99,18 Persen

"Warga yang tidak membawa kartu BPJS, bisa dilayani dengan NIK yang identitas sebagai peserta BPJS," tuturnya. 

Kemudahan layanan BPJS Kesehatan lainnya adalah program rehab (pembayaran bertahap).

"Program ini memberikan kemudahaan bagi peserta BPJS kesehatan untuk menyicil tunggakan pembayaran," ungkap  Amin.

Staf Pelayanan Kesehatan Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Elviyanie, mengapresiasi kegiatan sosialisasi pembaharuan informasi program jaminan kesehatan-JKN KIS. Karena bisa meminimalisir kesalahan informasi ke petugas pelaksana di lapangan.

"Kami apresiasi sosialisasi karena ada informasi yang belum sinkron hingga ke bawah sehingga terdapat perbedaan. Dalam pertemuan ini, kita seragamkan kembali sehingga sama dengan persepsi," tuturnya. 

Sementara, Kasie Perlindungan Sosial dan penanganan Fakir miskin Sudin Sosial Jakbar, Fatmawati menyebutkan,  ada sekitar 720 warga kurang mampu  Jakarta Barat yang terdata dalam DTKS, belum terdaftar atau memanfaatkan data BPJS JKN-KIS.

"Mungkin karena belum paham, mungkin juga ada warga yang memiliki kartu JKN-KIS namun tidak aktif. Ada juga yang belum mengaktivasi," tuturnya.

Dia meminta kepada petugas Puskesmas untuk aktif mensosialisasikan program JKN-KIS ini kepada warga tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1302 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1050 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye881 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye765 personBudhi Firmansyah Surapati