You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPBD Hadirkan Gerakan Abang Monas
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

BPBD Hadirkan Gerakan Abang Monas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta membuat suatu langkah inovatif melalui gerakan yang dinamakan Abang Monas (Ayo Bantu Ngumpulin Mainan dan Boneka untuk Penyintas).

BPBD DKI berharap gerakan ini akan menjadi langkah yang dapat diikuti seluruh elemen masyarakat

Gerakan ini sejalan dengan fungsi BPBD dalam pemulihan sosial pascabencana kepada para penyintas, khususnya bagi anak-anak.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, gerakan ini merupakan sebuah upaya untuk mengorganisir inisiatif masyarakat dalam mengumpulkan mainan dan boneka yang masih layak digunakan untuk selanjutnya diberikan kepada anak-anak penyintas bencana.

Siap Siaga Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Lakukan Pendataan Sumber Daya Penanggulangan Bencana

Gagasan Abang Monas ini mengusung prinsip ‘reuse’ menggunakan mainan dan boneka layak pakai untuk dimanfaatkan kembali dan ‘reduce’ yang berarti sejalan dengan misi pemerintah mengurangi sampah.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, penyintas anak-anak yang menerima mainan dan boneka merasa didukung secara emosional," ujar Isnawa, Senin (26/9).

Isnawa menyampaikan, gerakan ini mulai disosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial BPBD DKI Jakarta dan juga pada perayaan Hari Pramuka pada 10-11 September 2022 lalu.

“Kami juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan eksibisi Jakarta Innovation Days untuk mengajak masyarakat dalam gerakan Abang Monas di Gedung Balai Kota DKI Jakarta pada 27-28 September 2022," sambungnya.

Ia menuturkan, Jakarta sebagai sebuah kota metropolitan dengan ancaman berbagai macam bencana seperti kebakaran dan banjir, memiliki tantangan tersendiri. Di antaranya aspek-aspek kehidupan sebagai dampak terjadinya bencana seperti, aspek fisik, sosial dan psikologis.

Menurut Isnawa, bencana memiliki pengaruh besar secara psikologis kepada kelompok rentan. Salah satunya pada usia anak-anak, karena dapat menyebabkan rasa cemas dan takut setelah mengalami kejadian bencana.

“BPBD DKI berharap gerakan ini akan menjadi langkah yang dapat diikuti seluruh elemen masyarakat secara masif,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2090 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1180 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1035 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye958 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye883 personAldi Geri Lumban Tobing