You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Urban Farming di Kolong Tol Becakayu Panen Ikan dan Sayur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Urban Farming di Kolong Tol Becakayu Panen Ikan dan Sayur

Urban Farming di kolong Tol Becakayu, RW 01 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (29/9), memanen 20 kilogram ikan Lele, 10 kilogam ikan NIla, 20 kilogram sayur Salada dan 39 kilogram Sawi. Seluruh hasil panen dibagikan ke warga sekitar.

Seluruh hasil panen dibagikan ke warga sekitar.

Lurah Cipinang Melayu, Arroyantoro mengatakan, lahan urban farming iin setiap hari dikelola anggota PPSU berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Borobudur.

"Kita gandeng Fakultas Pertanian agar warga teredukasi tentang pertanian," kata Arroy.

Warga Cipinang Melayu Ikut Sosialisasi Pembangunan Fasilitas Kereta Cepat

Ketua KPN Integrated Farming System sekaligus Wakil Rektor I Universitas Borobudur, Darwati Susilastuti menjelaskan, pertanian terpadu (integrated farming system) adalah suatu sistem pertanian yang memadukan aneka kegiatan pertanian seperti usaha tanaman, ternak dan ikan. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk pemanfaatan lahan kosong dan pemanfaatan lahan terbatas, untuk dijadikan sebagai pertanian perkotaan dalam rangka meningkatkan perekonomian warga RW 01 Kelurahan Cipinang Melayu," pungkas Darwati.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14655 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3722 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye2068 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye1760 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1285 personAnita Karyati