You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 14 Sensor Berbiaya Rendah Dipasang
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

14 Sensor Berbiaya Rendah Dipasang di Alat Pemantau Kualitas Udara

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Universitas Trisakti memasang 14 sensor berbiaya rendah atau low-cost sensor (LCS) di dekat alat pemantau kualitas udara.

Disebar di beberapa tempat di Jakarta

Pemasangan alat ini bertujuan untuk memastikan data yang dihasilkan LCS mempunyai kualitas tinggi (proses validasi data).

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, penggunaan low-cost sensor ini diharapkan dapat menjadi alat yang bisa digunakan untuk memperluas jangkauan dan memetakan hotspot, sekaligus mengevaluasi kebijakan yang sudah dijalankan Pemprov DKI Jakarta.

Dukung Program Langit Biru, Legislator Ini Gelar Senam Sehat

“Namun, kami juga tidak berhenti menyediakan alat pemantau dengan reference grade untuk menyediakan data kualitas udara yang mumpuni untuk masyarakat,” ujarnya, Selasa (4/10).

Perlu diketahui, Dinas LH DKI Jakarta telah memiliki alat pemantau kualitas udara dengan kualitas referensi (reference grade) di lima kota di Jakarta.

Data yang dihasilkan mempunyai kualitas mumpuni, namun pengadaan alat ini dibutuhkan dana yang besar.

“Sementara, LCS dapat dibeli dengan dana yang rendah, tetapi datanya harus divalidasi dan dibandingkan dengan reference grade,” ucap Asep.

Asep menambahkan, melalui program kerja sama dengan Vital Strategies, pihaknya juga akan memasang 14 LCS ini di salah satu reference grade selama satu bulan untuk memvalidasi datanya.

“Dikalibrasi dulu sebulan, setelah itu alat-alat ini akan disebar di beberapa tempat di Jakarta untuk mencari titik kualitas udara yang buruk," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1566 personDessy Suciati
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1419 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1413 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1200 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1144 personNurito