You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ahok: Absen Pakai Sidik Jadi Juga di-Hack
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Benahi Absen Sidik Jari, Inspektorat akan Panggil SKPD

Dugaan adanya pegawai negeri sipil (PNS) yang mengakali sistem absensi sidik jari (finger print) mendapat sorotan dari Inspektorat DKI. Untuk membenahi sistem absensi sidik jari tersebut, Inspektorat DKI akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan SKPD lainnya.

Kita mau evaluasi. Saya akan panggil BKD dan Diskominfomas untuk koordinasi

"Kita mau evaluasi. Saya akan panggil BKD dan Diskominfomas untuk koordinasi," ujar Lasro Marbun, Kepala Inspektorat DKI, Selasa (2/6).

Ahok Cabut TKD PNS yang Bolos Saat Harpitnas

Lasro mengatakan, sistem absensi sidik jari ini pada prinsipnya dibuat untuk membangun budaya kerja yang lebih di lingkungan DKI. Namun, ada sejumlah pegawai yang cerdas di bidang informasi teknologi sehingga dapat mengutak-atik sistem absen sidik jari di SKPD.‎ "Sebenarnya kita mau membangun budaya kerja. Tapi sistem IT itu kan juga bisa dimainkan pegawai yang cerdas," jelasnya.

Atas dasar itu, Lasro mengimbau kepada para PNS DKI agar tidak mengakali sistem absensi sidik jari hanya untuk menjaga besaran TKD karena terlambat ke kantor atau tidak masuk kerja. "Kalau tidak masuk harusnya memahami dong dan bersedia tunjangannya dipotong. Ini yang kita mau bangun," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI ini menjelaskan, TKD PNS DKI bisa dipotong melalui absensi, tingkah laku, dan kinerja harian mereka. Namun, dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) di lapangan, masih ada sejumlah SKPD yang‎ belum menerapkan absensi pegawai dengan sistem online.

"Jadi masih bisa diatur-atur. Misalnya, saya absen hari ini jam 08.00 WIB, itu tidak langsung masuk ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) jam segitu. Tapi diedit dulu, baru masuk BKD," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye929 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati