You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga di Jalur Hijau Tebet Akan direlokasi
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Jalur Hijau di Tebet akan Direlokasi

Pemkot Administrasi Jakarta Selatan berencana merelokasi warga yang mendiami jalur hijau di sepanjang Jalan Tebet Utara I, Kelurahan Tebet Timur, Tebet.  Sementara bangunan kos atau tempat tinggal yang berada di jalur hijau akan dibongkar.

Kita sudah surati Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI untuk masalah relokasi warga yang ada disana

"Kita sudah surati Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta untuk masalah relokasi warga yang ada di sana. Rencananya akan direlokasi ke rumah susun," ungkap Syamsuddin Noor, Walikota Jakarta Selatan, Rabu (3/6).

Basuki Instruksikan Walikota Tertibkan Bangunan Liar di Tebet

Namun karena belum menemukan lokasi rusun yang tepat untuk relokasi warga, Syamsuddin mengaku waktu pembongkaran bangunan di jalur hijau di Jalan Tebet Utara I belum dapat ditentukan.

"Kalau mau membongkar, harus merelokasi warga dahulu. Belum tahu rusun mana, tapi kalau di Jakarta Selatan, pemerintah pusat akan membangunnya di Pasar Minggu, Pasar Rumput, dan sekitar Stasiun Manggarai," jelas Syamsuddin.

Sementara rumah kos yang dulu ditempati Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby kini sudah dibongkar. Sebab rumah kos yang sering disebut Boarding House itu berdiri di atas jalur hijau. Selain itu, rumah kos ini juga tidak dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta perizinan kosannya pun telah kadaluarsa sejak beberapa tahun lalu.

Camat Tebet Mahludin mengatakan memang terhadap kosan tersebut telah diberikan Surat Peringatan 1. "Sudah ada surat peringatan satu. Sebelum dibongkar oleh kami, pemiliknya sudah membongkar sendiri," ucapnya.

Dari hasil pendataan Kecamatan Tebet hingga April lalu, di wilayah ini terdapat 906 rumah kos, dengan jumlah kamar 4.187 kamar. Selain itu, ada 1.165 rumah kontrakan dengan jumlah kamar 2.831 unit.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6772 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6099 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1387 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1263 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1218 personAldi Geri Lumban Tobing