You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 87 Warga Divaksinasi Booster di Walkot Jaksel
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

87 Warga Divaksin Booster di Gedung Wali Kota Jaksel

Sebanyak 87 warga divaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster, Selasa (15/11). Kegiatan yang dilaksanakan di selasar Gedung BC Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini diinisiasi Bagian Kesra Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan.

Vaksinasi ini terbuka untuk umum dan gratis

Kepala Bagian (Kabag) Kesra Pemkot Jakarta Selatan, Habib Asyari mengatakan, vaksinasi booster ini dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 11.30, sejak  31 Oktober sampai akhir November nanti. Jenis vaksin yang digunakan Pfizer.

"Vaksinasi ini terbuka untuk umum dan gratis," kata Habib.

75 Ekor HPR di Bintaro Divaksinasi Rabies

Menurut Habib, vaksinasi booster ini dilayani enam tenaga kesehatan Puskesmas kecamatan secara bergilir setiap harinya. Rata-rata per harinya, ada 100 warga yang divaksin.

"Untuk hari ini dilayani Nakes dari Puskesmas Kecamatan Setiabudi. Warga yang divaksin ada 87 orang," tandasnya.

Untuk warga yang ingin divaksin, ungkap Habib, dapat daftar melalui aplikasi JaKI atau datang langsung ke lokasi dan mengisi formulir yang sudah disiapkan. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1297 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1045 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye948 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye877 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye756 personBudhi Firmansyah Surapati