You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Kawasan di Jaktim Akan Ditata Ulang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Bakal Tata Ulang Dua Kawasan Kumuh

Dua lokasi kawasan kumuh di Jakarta Timur akan ditata ulang untuk penghijauan. Rencananya, penataan dengan melibatkan pihak ketiga akan dilakukan pada pekan depan.

Agar menjadi rapi dan apik

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, dua wilayah yang akan ditata itu adalah wilayah RW 01 Kelurahan Ceger, Cipayung . Kemudian kawasan kupingan Jalan Tol Becakayu di Pasar Gembrong Kelurahan Cipinang Besar Utara (CBU).

"Penataan dua lokasi itu rencananya dilakukan pada 30 November, dengan melibatkan pihak ketiga," kata Anwar, Jumat (25/11).

Anwar Silaturahmi dengan Warga RW 03 Kebon Pala

Menurutnya penataan kawasan kumuh atau yang kurang tertata itu dilakukan sesuai dengan arahan PJ Gubernur DKI. Pihaknya akan membenahi kawasan yang terlihat kumuh di RW 01 Ceger yang semula dijadikan hunian liar oleh warga. Lahan ini akan ditata ulang untuk dijadikan sarana penghijauan.

Hal sama akan dilakukan  di kawasan kupingan Jalan Tol Becakayu di Pasar Gembrong. Semua puing yang ada akan dibersihkan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur kemudian ditutup dengan menggunakan tanah merah. Selanjutnya ditanami berbagai jenis tanaman untuk penghijauan.

'Dua lokasi ini menjadi skala prioritas penataan kawasan agar menjadi rapi dan apik" tandas Anwar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1848 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye818 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye735 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye702 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye678 personFakhrizal Fakhri