You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Berupaya Tingkatkan Kualitas Penanganan Aduan Warga
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

DKI Berupaya Tingkatkan Kualitas Penanganan Aduan Warga

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menindaklanjuti laporan atau aduan masyarakat terkait permasalahan di lapangan secara tuntas melalui sistem bernama Cepat Respon Masyarakat (CRM).

By system kita sudah siapkan namanya CRM.

CRM merupakan sistem terintegrasi berbentuk aplikasi mobile dan web yang dapat digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI. Termasuk aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk menindaklanjuti laporan warga secara lebih efisien.

Aplikasi CRM menaungi 13 kanal pengaduan resmi milik Pemprov DKI Jakarta yang selama ini sudah berjalan. Melalui CRM, pengaduan warga langsung didistribusikan ke instansi terkait, sehingga masalah bisa cepat terselesaikan.

Delegasi Transparency International Kamboja Belajar Layanan Publik Digital ke DKI

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Raides Aryanto mengatakan, CRM membuat waktu koordinasi dan penyelesaian masalah menjadi lebih efisien dengan hasil yang efektif.

Dinas Kominfotik DKI Jakarta melalui BLUD Jakarta Smart City bersama Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DKI Jakarta terus mengukur tingkat ketuntasan laporan atau aduan yang diterima untuk menjaga kualitas layanan kepada warga.

By system kita sudah siapkan namanya CRM. Yang perlu kita lakukan sekarang bagaimana aduan atau laporan masyarakat itu cepat direspon dan ditindaklanjuti sampai tuntas. Ini menyangkut kepentingan publik. Bukan warga yang mengadu saja, tapi untuk masyarakat lainnya,” ungkap Raides, Rabu (7/12).

Kepala BLUD Jakarta Smart City, Yudhistira Nugraha menjelaskan, kualitas ketuntasan aduan terus ditingkatkan karena secara sistem CRM hanya menerima laporan sebelum dan sesudah (before-after) yang berbasis foto. Hal itu perlu validasi faktual untuk memastikan permasalahan di lapangan ditangani secara tuntas.

“Memang ada beberapa PR yang harus kita selesaikan dari segi ketuntasan dan kualitas tindak lanjut. Banyaknya aduan ini dan tim yang tersedia di lapangan ini menjadi tantangan,“ terangnya.

Yudhistira menambahkan, saat ini, CRM dibangun dengan sistem yang mengalami perbaikan dan penambahan fitur validasi serta verifikasi. Fitur ini hadir untuk meninjau ulang kerja tindak lanjut para petugas di lokasi permasalahan sampai benar-benar tuntas sesuai dengan yang diharapkan warga pelapor.

Kehadiran CRM dipastikan dapat memberikan manfaat bagi warga Jakarta guna meyakinkan permasalahan yang diadukan ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya. Hal ini juga sebagai bukti transparansi OPD dalam menyelesaikan laporan melalui sistem pelacakan di kanal pengaduan warga.

“Kita akan memonitor kemungkinan yang mungkin bisa disalahgunakan sekaligus mengukur kualitas ketuntasan. Kita harus memastikan di lapangan itu benar-benar selesai atau tidak,” tandas Yudhistira.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1702 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1267 personDessy Suciati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1062 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1056 personFolmer
  5. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye879 personTiyo Surya Sakti