You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
300 Pohon Pelindung Ditanam di Area Rumah Pompa Sunter Utara
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

300 Pohon Pelindung Ditanam di Area Rumah Pompa Sunter Utara

Kecamatan Tanjung Priok dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok berkolaborasi melakukan penanaman pohon di areal Rumah Pompa Sunter Utara. Total sebanyak 300 bibit pohon pelindung ditanam di lahan yang masuk wilayah Kelurahan Tanjung Priok.

Kolaborasi ini juga sebagai upaya penataan lingkungan

Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda mengatakan, sebanyak 300 bibit tanaman itu terdiri dari berbagai jenis pohon, di antaranya mahoni, tabebuya dan bintaro. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung penghijauan lingkungan.

Ribuan Pohon Kembali Ditanam di Kolong Tol Becakayu

"Kolaborasi ini juga sebagai upaya penataan lingkungan agar lebih hijau dan asri. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok berpartisipasi memberikan bantuan 300 bibit tanaman," ujarnya, Jumat (6/1).

Ditambahkan Syamsul, seluruh pohon yang ditanam bisa tumbuh subur. Ia juga memastikan, kegiatan tidak akan berhenti di lokasi itu saja tapi akan terus berlanjut di lokasi-lokasi lain.

"Karena menanam pohon itu memiliki banyak manfaat seperti mengurangi dampak perubahan iklim, menjaga ekosistem dan lain-lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1169 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1079 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye991 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye909 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye868 personAnita Karyati