You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan Integratif Atasi Dampak Rob di Koja akan Direalisasi 2023
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Penataan Kawasan RT 09 Koja Direalisasikan Tahun Ini

Kelurahan Koja, Jakarta Utara, pada tahun ini akan melakukan penataan secara integratif di kawasan RT 12/ RW 09. Penataan kawasan ini sebaga salah satu upaya penanganan rob di lokasi tersebut.

Salah satu upaya penanganan rob di lokasi tersebut.

Lurah Koja, Frimelda Novarita mengatakan, penataan secara integratif perlu dilakukan karena  secara geografis letak wilayah  RW 09  lebih rendah dari muka air Kali Sunter. Sehingga, kerap tergenang saat permukaan laut tinggi dan air Kali Sunter meluap.

Genangan Akibat Rob di Koja Surut

"Tadinya ada lima RW yang rawan terdampak rob dan genangan saat hujan. Sebagian sudah kita benahi dan tingal wilayah RW 09," tuturnya, Jumat (7/1).

Menurut Frimelda, kawasan RW 09 yang paling parah terkena dampak rob berada di RT 11 dan 12.

Kenaikan muka air laut itu, jels Frimelda, disinyair  memicu aliran Kali Sunter tertahan. Akibatnya, aliran saluran permukiman warga terhambat dan air dari Kali Sunter meluap masuk ke pemukiman warga yang letaknya berada di cekungan.

Selain mengerahkan petugas PPSU rutin melakukan pembersihan saluran, Frimelda mengaku sudah berkordinasi dengan Suku Dinas Bina Marga untuk melakukan peninggian jalan.

"Solusinya harus penataan integratif yang melibatkan Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman PRKP. Kita sudah minta program CAP dan rencananya akan direalisasi 2023 ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6285 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2752 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2284 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1913 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1789 personNurito