You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kantor Walikota Jakpus Didemo Ratusan Orang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Kantor Walikota Jakpus Didemo Ratusan Orang

Ratusan orang yang bekerja di pusat perdagangan lampu hias dan peralatan rumah tangga Plaza Kenari Mas, Salemba, Jakarta Pusat yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Kenari, melakukan aksi demonstrasi di Kantor Walikota Jakarta Pusat, Senin (22/6).

Minggu ini mereka akan dipertemukan untuk membahas masalah tersebut

Pekerja menuntut Walikota Jakarta Pusat membantu menyelesaikan konflik antar-kelompok pedagang di plaza tersebut.  

"Kami jadi tidak tenang bekerja gara-gara adanya kelompok pedagang yang selalu berselisih ingin menjadi pengurus Plaza Kenari Mas," kata Arman, Koordinator Komunitas Pekerja Kenari.

Tiap Kecamatan di Jakpus Akan Miliki Taman Ramah Anak

Akibatnya, kata Arman, suasana tempat bekerja menjadi tidak nyaman. Sebab, masing-masing orang yang bekerja di lingkungan pusat perdagangan tersebut menjadi saling curiga.

Usai menyampaikan aspirasinya para pengunjuk rasa kemudian langsung membubarkan diri dengan tertib.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti hal tersebut dan sudah memanggil developer, pengelola dan pemilik kios dan akan dipertemukan.

"Minggu ini mereka akan dipertemukan untuk membahas masalah tersebut," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye23202 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11378 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6816 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3722 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1759 personFolmer