You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Transjakarta Lakukan Kanalisasi di Skywalk Kebayoran Atur Pergerakan Warga
.
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Tap di Skywalk Kebayoran Hanya untuk Pengguna Bus Transjakarta

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan kanalisasi di Skywalk Kebayoran untuk mengatur mobilisasi pengguna angkutan transportasi massal agar tidak berbaur dengan warga yang sekadar ingin berswafoto di jembatan terpanjang se-Jakarta tersebut.

Artinya ada kanalisasi pergerakan penumpang

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta, Anang Rizkani Noor mengatakan, pihaknya membuat pembatas untuk alur penumpang dari Stasiun Kebayoran Lama menuju Halte Transjakarta Koridor 8 dan 13, maupun sebaliknya.

“Jadi Skywalk Kebayoran hari ini sudah ada solusinya, sudah dibuat pembatas sementara. Artinya ada kanalisasi pergerakan penumpang baik KRL atau Transjakarta. Kalau ada penumpang dari KAI tidak ke Halte Koridor 8 dia tinggal lurus saja keluar. Kalau yang mau ke Koridor 8 tinggal belok saja sudah ada gate tap in-nya,” ujar Anang, Selasa (7/2).

Tingkatkan Rasa Aman dan Nyaman Bertransportasi, Pj Gubernur Heru Resmikan Skywalk Kebayoran

Anang menjelaskan, kanalisasi mulai diberlakukan sejak Selasa (7/2) pagi. Kanalisasi ini dinilai menjadi solusi atas keluhan warga bukan pengguna angkutan umum massal tapi ingin mengabadikan momen di Skywalk Kebayoran.

“Dengan adanya skyawalk ini lebih mempermudah pergerakan masyarakat dan keluhan yang kemarin muncul sudah tidak ada lagi. Karena fasilitas ini disediakan untuk mempermudah mobilitas masyarakat pengguna dari Transjakarta maupun KAI dan sebaliknya,” urai Anang.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, Skywalk Kebayoran dibangun untuk memfasilitasi pengguna angkutan umum massal. Namun, bagi masyarakat bukan pengguna yang ingin menjajal skywalk tersebut maka dilakukan kanalisasi tanpa dikenakan biaya.

“Misalnya dari Stasiun Kebayoran akan tap out di mesin yang langsung menuju ke halte Transjakarta baik itu koridor 8 maupun 13. Bagi yang tidak melanjutkan akan dilakukan pemisahan supaya dia tidak akan membayar lagi,” kata Syafrin.

Syafrin menambahkan, kanalisasi masih bersifat sementara namun pengaturan mobilisasi masyarakat akan terus dievaluasi dan ditingkatkan. Petugas juga disiagakan untuk mengatur pergerakan warga yang melintas di skywalk sepanjang 452 meter tersebut.

Gate-nya tetap hanya tinggal ditambahkan pemisahan saja. Ada petugas jaga untuk memandu masyarakat. Memang saat ini peruntukannya untuk integrasi. Jadi yang dari dalam mau keluar sudah otomatis, tapi bisa juga yang dari luar sekadar foto sudah dipisah supaya tidak bayar,” tandas Syafrin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye713 personDessy Suciati
  2. 14.485 Wisatawan Telah Kunjungi Kepulauan Seribu

    access_time03-04-2025 remove_red_eye698 personAnita Karyati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye661 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye623 personDessy Suciati
  5. Warga dan Pimpinan OPD Hadiri Open House Bersama Gubernur Pramono

    access_time31-03-2025 remove_red_eye618 personAldi Geri Lumban Tobing

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik