You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tumpukan Sampah di Jl Kramat Pulo Gundul Dikeluhkan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Tumpukan Sampah di Jl Kramat Pulo Gundul Dikeluhkan

Warga dan pengguna jalan mengeluhkan tumpukan sampah di Jl Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat tepatnya di depan Pasar Lokbin Pulo Gundul.

Harusnya petugas kebersihan segera mengangkut, jangan dibiarkan menumpuk

Pantauan beritajakarta.com, di lokasi terdapat satu kontainer yang sudah terisi penuh sampah. Namun, karena banyaknya sampah, membuat sampah di kontainer itu tercecer hingga membentuk tumpukan sampah yang menebarkan aroma tak sedap.

Arni (28). salah satu warga yang melintas saat hendak menuju kantornya di bilangan Senen merasa terganggu dengan tumpukan sampah tersebut. "Harusnya petugas kebersihan segera mengangkut, jangan dibiarkan menumpuk," keluhnya, Kamis (25/6).

TPU Karet Bivak Marak Sampah & PKL

Sementara itu, Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Pusat, Marsigit membantah jika pihaknya membiarkan sampah tersebut berserakan hingga bertumpuk dan tidak terangkut. Menurutnya, sampah yang berserakan tersebut berasal dari sampah warga RW 08 dan 12 Kelurahan Tanah Tinggi.

"Kalau di depan pasar setiap pagi rutin kami angkut, tapi di lokasi itu warga RW 08 dan 12 juga buang sampah dan belum ada kesepakatan antara warga dengan pihaknya. Tapi segera kami angkut sampahnya," tandas Marsigit.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8002 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6818 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1789 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1556 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1474 personFakhrizal Fakhri