You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kesadaran Warga Minim, Kali Sunter Dipenuhi Sampah
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kesadaran Warga Minim, Kali Sunter Dipenuhi Sampah

Aliran Kali Sunter, mulai dari Kelapa Gading hingga Koja, setiap hari dipenuhi sampah yang volumenya mencapai 6 ton. Sampah tersebut merupakan kiriman dari Kali Sunter yang melewati Jakarta Timur.

Sampah yang kita bersihkan seperti tidak ada habisnya. Sore sudah bersih, besok pagi sudah muncul lagi

Pantauan beritajakarta.com, sampah terlihat memenuhi Kali Sunter mulai pukul 09.00 hingga 13.00. Sampah tersebut biasanya mulai muncul bersamaan dengan dibukanya Pintu Air Kodamar.

Saringan Sampah Rusak, Sampah di Kali Opak Menumpuk

"Sampah yang kita bersihkan seperti tidak ada habisnya. Sore sudah bersih, besok pagi sudah muncul lagi," keluh Cipto (43), salah satu petugas kenersihan Kali Sunter wilayah Kelapa Gading, Kamis (25/6).

Secara terpisah, Kepala Satuan Pelaksana Kebersihan Badan Air Jakarta Utara, Mahmudin mengkui, volume sampah di aliran Kali Sunter masih cukup tinggi.

Menurut Mahmudin, banyaknya sampah di aliran kali makin membuktikan kesadaran masyarakat yang tinggal di bantaran kali untuk menjaga kebersihan terbilang rendah.

"Biasanya pemukiman padat penduduk di bantaran lebih banyak menyumbang sampah ke kali. Imbasnya, kita yang di muara ya kebagian sampah mereka," ujar Mahmudin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8013 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6824 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1794 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1562 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1479 personFakhrizal Fakhri