You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tahun Ini Bazis Jakbar Targetkan Rp 18,1 M
photo Doc - Beritajakarta.id

Bazis Jakbar Targetkan Pengumpulan Zakat Rp 18,1 M

Badan Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) Jakarta Barat menargetkan pengumpulan zakat sebesar Rp 18,1 miliar. Rencananya, Bazis Jakarta Barat akan mengumpulkan Zakat Fitrah yang dikoordinasikan oleh pihak kelurahan masing-masing wilayah di Jakarta Barat.

Jika tahun lalu, Kecamatan Kalideres paling banyak mengumpulkan zakat. Harapannya tahun ini zakat yang terkumpul juga banyak sehingga penyalurannya juga akan semakin luas


Kepala Bazis Jakarta Barat, Jamhuri mengatakan, jumlah zakat yang terkumpul di Jakarta Barat setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tahun 2014 lalu saja, pihaknya berhasil mengumpulkan zakat  sebesar Rp 17,3 miliar. Nilai tersebut melebihi target yang ditentukan yaitu sebesar Rp 14,1 miliar.

“Jika tahun lalu, Kecamatan Kalideres paling banyak mengumpulkan zakat. Harapannya tahun ini zakat yang terkumpul juga banyak sehingga penyalurannya juga akan semakin luas,” ujarnya, Senin (29/6).

Bazis Jaktim Serahkan Bantuan Dana Pembangunan Masjid

Zakat yang terkumpul, kata Jamhuri, akan diperuntukan bagi beasiswa guru pendidikan anak usia dini, siswa SMA dan mahasiswa, bantuan guru honorer dan guru TPA, guru ngaji serta bantuan marbut masjid. Selain itu, zakat juga akan diberikan untuk membantu pembangunan masjid dan lembaga keagamaan.

“Selain itu, untuk membantu acara hari-hari besar keagamaan dan bantuan kemanusiaan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12520 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1382 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1372 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1321 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1028 personBudhi Firmansyah Surapati