You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tawuran Pemuda Pecah di Cipinang Besar Utara
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tawuran Remaja Pecah di Cipinang Besar Utara

Bulan Ramadan yang seharusnya dimanfaatkan untuk berbuat amal kebaikan justru digunakan untuk tawuran. Seperti yang dilakukan dua kelompok remaja di Jalan Cipinang Pulo Maja, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (30/6).

Kalau habis subuh, anak-anak sering jalan-jalan tapi mereka membawa petasan. Kemudian mereka saling ejek, main lempar petasan sampai tawuran

Aksi tawuran yang terjadi mulai pukul 05.30 hingga 07.30 tersebut melibatkan remaja dari RW 10, 11, 12, 13, dan 14 Cipinang Besar Utara. Ironisnya, tawuran dipicu oleh masalah sepele, yaitu saling ejek dan saling lempar petasan.

Pekojan akan Bangun Posko Anti Tawuran

Dua kelompok remaja itu saling serang menggunakan batu, kayu, dan senjata tajam. Puluhan petugas kepolisian dari Polsek Jatinegara dan Polres Jakarta Timur yang tiba di lokasi kejadian langsung menembakkan gas air mata. Dua kelompok remaja ini pun langsung kocar kacir meninggalkan lokasi kejadian. Sejumlah remaja terlihat terluka akibat terkena lemparan batu. Sejauh ini, belum ada yang diamankan polisi dari aksi tawuran yang meresahkan warga itu.

Maman (50), salah seorang warga menuturkan, tidak tahu persis pemicu tawuran. Namun sebelum tawuran pecah, ada sekelompok remaja bermain petasan roket dan saling ejek.

"Kalau habis subuh, anak-anak sering jalan-jalan, tapi mereka membawa petasan. Kemudian mereka saling ejek, main lempar petasan, hingga terjadi tawuran," ujar Maman.

Camat Jatinegara, Syofian Taher mengatakan akan mendamaikan dua kelompok remaja itu. Rencananya, orangtua dari remaja yang terlibat tawuran akan dikumpulkan di kantor kelurahan setempat siang ini. Mediasi melibatkan pihak kelurahan, kecamatan, kepolisian, TNI, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

"Siang ini akan kita panggil dan kumpulkan beberapa orangtua dari anak-anak yang diindikasikan terlibat tawuran. Kita akan carikan solusinya agar peristiwa serupa tidak terulang lagi," ujar Syofian Taher.

Dia juga meminta aparat kepolisian menangkap para pelaku tawuran dan memproses secara hukum. Hal ini sesuai dengan kesepakatan warga bersama pengurus RT/RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9332 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3319 personAnita Karyati
  3. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye2591 personTiyo Surya Sakti
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1776 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1588 personDessy Suciati