You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 250 Personel Gabungan Apel Grebek Lumpur di Kali Krukut
photo Nurito - Beritajakarta.id

Munjirin Pimpin Gerebek Lumpur Kali Krukut

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, memimpin giat grebek lumpur Kali Krukut, Senin (20/3). Grebek lumpur ini sebagai salah satu upaya untuk mengatasi genangan yang terjadi di kawasan Bangka dan Jalan Kemang Raya.

Kondisi sedimen sudah cukup tebal dan terjadi bottle neck di lokasi.

Dikatakan Munjirin, grebek lumpur ini dilakukan mulai dari  Jembatan Jalan Pulo Raya  atau Jalan Galindra dan Kondominium Kintamani Kecamatan Kebayoran Baru hingga ke Jalan Bank, Bangka, Mampang Prapatan.

"Kondisi sedimen sudah cukup tebal dan terjadi bottle neck di lokasi.  Sehingga perlu dilakukan penanganan serius agar Kali Krukut ini mampu menampung debit air yang tinggi dan tidak terjadi  genangan di kawasan sekitar," kata Munjirin.

Pemkot Jakut Kick Off Gerebek Lumpur di Waduk Pluit

Dia juga meminta para pemilik bangunan yang menjorok ke kali agar rela menyerahkan sedikti lahannya agar bisa dipergunakan untuk pelebaran Kali Krukut, sehingga bottle neck yang ada dapat diatasi secara maksimal.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin menjelaskan, kegiatan ini melibatkan 250 personel gabungan dari unsur PPSU kelurahan Pela Mampang,  Petogogan dan Kelurahan Pulo. 

Kemudian Satgas UPK Badan Air, Sudin Lingkungan Hidup (LH), Sudin Perhubungan, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Satpol PP dan Sudin Kominfotik Jakarta Selatan.

Untuk mendukung grebek lumpur ini, ungkap Mukhlisin, dikerahkan enam alat berat jenis amphibi, satu long arm dan 15 dump truk. Kemudian ada karung, skop, cangkul, arit, linggis, alat pemotong pohon.

"Pekerjaan ini di bawah kendali Sudin SDA Jakarta Selatan,," ucapnya.

Sementara, Kasi Pemeliharaan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Kota Jakarta Selatan, Junjung menambahkan, panjang kali yang dikeruk sekitar 645 meter dengan ketebalan lumpur sekitar 1 hingga 1,5 meter. Seluruh lumpur hasil kerukan ini dibuang ke kawasan Ancol, Jakarta Utara menggunakan 15 unit dump truk.

"Diperkirakan pengerukan lumpur ini  butuh waktu sekitar empat bulan," tandas Junjung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4593 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1399 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1067 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1031 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye979 personFakhrizal Fakhri