You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dewan Ajak Warga Jakarta Beralih Pakai Kendaraan Bermotor Listrik
photo Doc - Beritajakarta.id

Ketua Komisi D Gunakan Mobil Listrik Dukung Peningkatan Kualitas Udara

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah memberikan teladan baik dengan menggunakan mobil listrik sebagai sarana transportasi mendukung mobilitasnya.

Merasakan banyak manfaat didapat

Ida mengatakan, penggunaan mobil listrik ini dilakukannya untuk mendukung peningkatan kualitas udara di Jakarta. Terlebih, banyak manfaat lain yang bisa didapatkan dari penggunaan kendaraan listrik.

"Saya mulai pakai mobil listrik itu sejak September 2022 dan merasakan banyak manfaat didapat," ujarnya, Kamis (23/3).

Bamsoet dan Alberto Longo Temui Pj Gubernur Heru Bahas Formula E

Ida menjelaskan, dari sisi pengeluaran sehari-hari, penggunaan mobil listrik jauh lebih hemat. Sehingga, dari nilai penghematan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bisa dialokasikannya untuk membantu masyarakat.

"Saya charger mobil itu paling cepat tiga hari sekali. Sekali charge itu jarak tempuhnya bisa 300 kilometer dan sekali nge-charge itu biayanya cuma Rp 35.000, belum lagi ada diskon 10 persen kalau mobil di-charge pukul 22.00," terangnya.

Menurutnya, jika menggunakan mobil konvensional maka sekali mengisi BBM bisa menghabiskan uang hingga Rp 900.000.

"Dari penghematan ini, Alhamdulillah saya semakin bisa membantu warga. Termasuk, membelikan susu untuk penanganan stunting bagi anak-anak di Kelurahan Sunter Jaya," ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai Ketua Komisi D yang membawahi Dinas Lingkungan Hidup, dirinya juga ingin memberikan teladan untuk mendukung program Langit Biru di Jakarta.

"Saya mengajak, baik Legislator di DPRD DKI maupun eksekutif di Pemprov DKI, khususnya Dinas LH untuk segera menggunakan kendaraan berbasis listrik. Kalau belum mampu beli cash ya tentu bisa ambil skema kredit. Ayo kita berikan contoh baik bagi masyarakat," bebernya.

Ida mengungkapkan, benefit lain dari penggunaan mobil listrik adalah tidak terkena aturan Ganjil Genap. Sehingga, bisa digunakan kapan saja untuk mendukung mobilitas kerja.

"Pastinya lebih tenang karena bisa digunakan setiap saat. Pemerintah sangat mendukung, termasuk adanya insentif atau reward lain bagi pengguna kendaraan atau mobil listrik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6752 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5664 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2869 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1877 personAnita Karyati