You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
98 Motor di Angkut Petugas di Tanah Abang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

98 Motor Diangkut dari Tanah Abang

Petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) dan Satpol PP Jakarta Pusat menggelar razia parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Minggu (5/7).

Hari ini ada 98 motor yang diangkut dan 86 motor dicabut pentilnya di kawasan Tanah Abang

Hasilnya, sebanyak 98 sepeda motor yang parkir sembarangan mulai dari Jalan Jatibaru, tepatnya depan Stasiun Tanah Abang hingga Jalan KH Mas Mansyur diangkut petugas.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat Bona Tongam Siregar mengatakan, ada 98 sepeda motor yang langsung diangkut ke truk untuk ditilang. Sedangkan 86 kendaraan lainnya dicabut pentilnya.

120 Sepeda Motor Ditindak di Tanah Abang

"Hari ini ada 98 motor yang diangkut dan 86 motor dicabut pentilnya di kawasan Tanah Abang," kata Bona.

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Yadi Rusmayadi mengatakan, pihaknya mengerahkan 500 personel untuk melakukan penertiban PKL dan penjagaan di titik rawan PKL agar kawasan pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu tetap tertib.

"Tidak ada lapak atau gerobak PKL yang kami amankan dan secara keseluruhan hari ini lebih kondusif," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6200 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1356 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1267 personAldi Geri Lumban Tobing