You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kepala Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jaktim Bayu Sari Hastuti
photo Budhy Tristanto - Beritajakarta.id

2017, Jaktim Bebas dari Produk Bahan Berbahaya

Tim Jejaring Keamanan Pangan Jakarta Timur menargetkan, seluruh pasar di Jakarta Timur bebas produk yang mengandung bahan berbahaya tahun 2017 mendatang.  

Makanya, Tim Jejaring Ketahanan Pangan yang terdiri dari berbagai instansi terkait, akan melakukan penelusuran dari mana barang tersebut diperoleh, apakah dari pengecer, distributor atau produsen

"Pemeriksaan akan dilakukan secara terus menerus ke semua pasar di Jakarta Timur, jika masih ada produk makanan, sayur-sayuran atau komoditas peternakan yang mengandung bahan kimia berbahaya, akan kita tarik, lalu kita telusuri dari mana asalnya," tegas Kasudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur Bayu Sari Hastuti, di sela-sela razia Tim Jejaring Keamanan Pangan di Rawamangun, Selasa (7/7).

Dikatakan Bayu, banyak pedagang tidak mengatahui jika produk yang dijajakannya sudah menggunakan bahan kimia berbahaya, seperti boraks, formalin atau zat pewarna pakaian.

Produk Kemasan di Jaktim Aman Dikonsumsi

"Makanya, Tim Jejaring Ketahanan Pangan yang terdiri dari berbagai instansi terkait, akan melakukan penelusuran dari mana barang tersebut diperoleh, apakah dari pengecer, distributor atau produsen. Nanti tim dari kepolisian yang akan lakukan penindakan," jelas Bayu Sari.

Tim Jejaring Ketahanan Pangan, lanjut Bayu, melakukan razia tidak hanya saat puasa dan menjelang Idul Fitri saja, namun terus dilakukan pada hari-hari biasa. "Kami rapatkan dan agendakan waktu razia dengan instansi lain yang masuk dalam tim ini," katanya.

Setelah Pasar Rawamangun, kata Bayu, razia akan dilakukan di empat pasar tradisional lainnya di Jakarta Timur, seperti Pasar Klender, Cakung, Jatinegara, dan Cililitan.

"Waktunya nanti akan ditentukan dalam rapat tim. Target tim, pada 2017 nanti semua pasar di Jaktim aman dan bebas dari penjualan produk berbahaya," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye1972 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1759 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1127 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1116 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri