You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Enggan Pasang Tarif, Wakadishub Tegur Seluruh PO Bus
photo Nurito - Beritajakarta.id

Loket Bus Diminta Pasang Pengumuman Tarif

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Pargaulan Butar Butar meminta Kepala terminal Pulogaung untuk menata dan memasang pengumuman tarif di loket penjualan tiket di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Pasalnya, banyak perusahaan otobus yang telah menaikkan tarif. Padahal, belum ada keputusan resmi mengenai kenaikan tuslah.  

Setiap loket harusnya memasang tarif armadanya. Jika tidak, masyarakat bingung memilih akan naik bus apa

Seluruh pengumuman tersebut diminta telah terpasang Kamis (9/7) besok, saat dilakukan peninjauan dan pengecekan secara terpadu, mulai dari uji kendaraan, tes kesehatan awak bus, hingga tes urine dan narkoba.

"Setiap loket harusnya memasang tarif armadanya. Jika tidak, masyarakat bingung memilih akan naik bus apa. Tapi kalau ada tarifnya, mereka akan memilih, sesuai dengan kondisi isi kantongnya," ujar Pargaulan Butar Butar, saat menggelar inspeksi mendadak di Terminal Pulogadung, Rabu (8/7).

4.340 Pemudik Diberangkatkan dari Terminal Kalideres

Pihaknya, kata Pargaulan, mengimbau seluruh transaksi penjualan tiket bus harus dilakukan di loket dan tidak ditagih di atas bus. Hal itu untuk menghindari adanya kecurangan dan praktik percaloan.

Namun, lanjut Pargaulan, khusus untuk bus eksekutif memang kenaikan tarifnya ditentukan pihak PO Bus, dengan mengedepankan tarif batas atas dan batas bawah. Kecuali untuk bus ekonomi, ketentuan kenaikan tarifnya harus mengikuti SK Kemenhub, yang rencananya diumumkan pada Jumat (10/7) mendatang.

Hengki Sinaga (40), salah satu pengurus PO Jaya, jurusan Jakarta-Ponorogo, mengatakan, pengumuman tarif memang sengaja belum dipasang. Sebab, saat ini belum adanya keputusan resmi dari pemerintah mengenai ketentuan tuslah. Namun ia juga mengakui kalau sebenarnya tarif armadanya sudah dinaikkan. Kenaikan tarif ini akan terus terjadi secara bertahap hingga puncak arus mudik pada H-3.

"Tarif AC ekonomi sudah naik sejak kemarin. Untuk jurusan Ponorogo, saat ini Rp 270 ribu. Sebelumnya masih Rp 220 ribu," ujar Hengki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye25004 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11392 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6830 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3738 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1770 personFolmer