You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sosialisasi Pembangunan Saluran Air di Kelurahan Pondok Ranggon
....
photo Nurito - Beritajakarta.id

Rencana Pembangunan Saluran Air di Kelurahan Pondok Ranggon Disosialisasikan

Jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, mensosialisasikan rencana pembangunan saluran air di Jalan Swadaya Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Senin (17/7). Sosialisasi digelar di aula kantor kelurahan

Menggunakan sistem jacking yang dikombinasikan dengan beton U-ditch

Sosialisasi dibuka Lurah Pondok Ranggon, Jaenuri dan dihadiri Kasudin SDA Jakarta Timur Wawan Kurniawan dan jajarannya serta perwakilan Sudin Perhubungan, Bina Marga, Satpol PP, Babinsa, Bimaspol, pengurus RT, RW, LMK dan FKDM dan perwakilan warga.

Menurut Jaenuri, sosialisasi ini sangat penting karena proses pekerjaan pembuatan saluran air ini memakan waktu kurang lebih lima bulan. Selain itu, selama pekerjaan akan ada pengalihan arus lalu lintas oleh jajaran Sudin Perhubungan

12 Saluran Air Baru Kembali akan Dibangun di Jaktim

"Kami berharap sosialisasi dilakukan tiga kali agar masyarakat luas banyak yang tahu," ujar Jaenuri.

Diungkapkan Jaenuri, sosialisasi selanjutnya akan digelar pada  20 dan 25 Juni mendatang. Diharapkan, dengan kegiatan ini warga memahami dan memaklumi pekerjaan ini dalam rangka penanggulangan genangan di wilayah tersebut.

Sementara, Kasudin SDA Wawan Kurniawan menyampaikan, lokasi pembangunan saluran air ini cukup sulit. Kontur tanahnya naik turun, sehingga jika menggunakan saluran air biasa menggunakan beton U-ditch akan sulit dan saluran air dikhawatirkan akan mubazir karena aliran air tak bisa berfungsi normal.

"Pembuatan saluran menggunakan sistem jacking yang dikombinasikan dengan beton U-ditch," ujar Wawan.

Menurutnya, sistem jacking ini merupakan metode pertama kali yang akan diterapkan di wilayah Jakarta Timur dalam mengatasi genangan di pemukiman warga. 

Wawan menjelaskan, dengan sistem jacking pihaknya akan menggali tanah dengan kedalaman lima sampai enam meter. Ini untuk mengatur dan menyeimbangkan elevasinya, agar air bisa mengalir secara normal. Jacking itu dkoneksikan dan disesuaikan dengan saluran air yang menggunakan beton U- ditch.

Total panjang saluran air yang akan dibangun di Jalan Swadaya ini, sekitar 358,9 meter dibagi dalam dua model. Yakni menggunakan saluran U-ditch ukuran 80x80x120 sentimeter sepanjang 239,2 meter dan saluran jacking sepanjang 119,7 meter. Teknik jacking ini akan menggunakan hong diameter 1,2 meter.

"Nantinya saluran air ini akan dikoneksikan dengan saluran penghubung (Phb) Sapi Perah Pondok Ranggon,"' ucapnya.

Sementara, anggota LMK RW 06, Pondok Ranggon, Asmat, merasa bersyukur dengan pembangunan saluran ini.

"Saluran air di Jalan Swadaya ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi genangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye714 personDessy Suciati
  2. 14.485 Wisatawan Telah Kunjungi Kepulauan Seribu

    access_time03-04-2025 remove_red_eye698 personAnita Karyati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye661 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye623 personDessy Suciati
  5. Warga dan Pimpinan OPD Hadiri Open House Bersama Gubernur Pramono

    access_time31-03-2025 remove_red_eye618 personAldi Geri Lumban Tobing

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik