You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Gulkarmat Bersihkan Ceceran Oli di Jl DI Panjaitan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Gulkarmat Bersihkan Ceceran Oli di Jl DI Panjaitan

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, telah membersihkan ceceran oli di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Rabu (2/8). Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.

Kerahkan mobil pemadam berkapasitas 10.000 liter

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan,  ceceran oli tersebut diduga berasal dari mobil trailer pengangkut galon air mineral yang menabrak separator bus Transjakarta di lokasi tersebut., sekitar pukul 09.30. Akibatnya, tangki oli trailer itu bocor dan langsung tercecer di jalan sepanjang kurang lebih 50 meter.

"Untuk membersihkan ceceran oli ini kita kerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 10.000 liter dengan empat  personelnya," ujar Gatot.

Gulkarmat Jaktim Evakuasi Dua Pekerja Tertimbun Tanah Galian

Menurutnya, pembersihan ceceran oli ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin tersiram oli.

'Proses.pembersihan selesai kurang dari 30 menit. Saat ini jalan sudah kembali normal," pungkas Gatot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6772 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6099 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1387 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1263 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1218 personAldi Geri Lumban Tobing